BALIKPAPAN - Wali Kota Rahmad Mas’ud memastikan ketidakhadiran sejumlah kepala OPD dalam rapat paripurna DPRD Balikpapan disebabkan oleh agenda lapangan yang mendesak.
Meski memaklumi alasan teknis tersebut, ia menegaskan bahwa ke depannya seluruh kepala dinas wajib memprioritaskan undangan legislatif demi kelancaran pembangunan kota.
Dia memastikan kepala OPD sesungguhnya tetap hadir, walau terlambat karena mengikuti agenda lain. Menurutnya teguran yang disampaikan legislatif juga menjadi momentum untuk berbenah di masa mendatang.
“Saya ingatkan kalau memang mereka (OPD) tidak memiliki kepentingan yang lebih mendetail dari paripurna, maka harus hadir,” ucapnya kepada Kaltim Post, Rabu (20/5).
Baca Juga: Harkitnas 2026 di Balikpapan: Wali Kota Ajak Jaga Persatuan dari Isu Perpecahan
Rahmad mengakui beberapa OPD teknis berhalangan hadir. Berdasarkan laporan, mereka harus turun ke lapangan melihat kondisi pembangunan dan sebagainya. Seharusnya masih bisa diwakilkan.
“Tetapi ke depannya, mereka harus hadir semua jika tidak ada kegiatan yang lebih penting daripada undangan DPRD,” tuturnya. Ibaratnya ini merupakan teguran awal sebagai evaluasi dan menjadi perhatian OPD.
Seperti diketahui dalam rapat paripurna penyampaian hasil kerja pansus LKPJ 2025. Sekretaris Komisi II DPRD Balikpapan Taufik Qul Rahman menyebutkan ada tiga kepala OPD tidak hadir dan 10 kepala OPD hanya mengirim perwakilan.
Baca Juga: Peringati Harkitnas Ke-118, Pemkab Kutim Tekankan Penguatan Literasi Digital Generasi Muda
Itu disayangkan karena DPRD Balikpapan menyampaikan rekomendasi atas LKPj wali kota tersebut. Total ada 31 instansi, termasuk dua perusahan umum daerah (perumda) yang mendapat rekomendasi.
Taufik berharap kehadiran kepala OPD secara langsung untuk mendengar kritik dan saran yang sudah tertuang dalam rekomendasi. Sayangnya justru tidak semua bisa turut hadir secara langsung.
Menurutnya, visi dan misi wali kota sudah sangat baik, namun hal tersebut harus ditangkap dan dieksekusi dengan matang oleh jajaran kepala OPD di lapangan.
“Bagaimana rekomendasi kami bisa ditangkap dengan baik oleh kepala OPD jika mereka sendiri tidak hadir,” tegasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki