KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan memproyeksikan puluhan hektare sawah di kawasan Gunung Binjai, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur sebagai salah satu penyangga utama ketahanan pangan kota.
Kini sebagai upaya untuk mendukung target tersebut, pemerintah mulai memperkuat infrastruktur. Serta bakal memperluas kawasan pertanian di sana.
Rencana ini disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo saat meninjau area persawahan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Selasa (19/5).
Baca Juga: Disdikbud Balikpapan Gelontorkan Rp 20 Miliar untuk Seragam Gratis Siswa Baru 2026
"Kita berada di tengah area persawahan yang sudah diberdayakan oleh kelompok tani di Gunung Binjai dengan luas kurang lebih 42 hektare," ujarnya.
Pemkot Balikpapan jug membangun jalan usaha tani sepanjang dua kilometer. Kemudian saluran irigasi teknis dan tersier demi mendongkrak produktivitas pertanian.
Dia meyakini kawasan Gunung Binjai masih memiliki potensi besar. Pemkot Balikpapan mencatat ada sekitar 56 hektare lahan baru yang siap masuk dalam program pengembangan pertanian pada tahun berikutnya.
Baca Juga: Kejati Kaltim Sita Lagi Rp 57 Miliar dari Kasus Tambang Ilegal PT JMB Grup
Ada beberapa program prioritas yang akan didorong oleh pemerintah. Di antaranya pembangunan dan perluasan jalan usaha tani, rehabilitasi cetak sawah baru, dan pengembangan sistem saluran irigasi.
“Pemkot Balikpapan sedang mengkaji pembangunan sumur air dalam (sumur bor) sebagai solusi alternatif irigasi,” tuturnya. Fasilitas ini mengantisipasi kelangkaan air dan menjaga pasokan pengairan sawah saat musim kemarau tiba.
Harapannya dengan bantuan infrastruktur, lahan baru, dan petani lokal. Kawasan Gunung Binjai berkembang menjadi salah satu sentra produksi pangan utama di Kota Balikpapan. (*)
Editor : Duito Susanto