KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Petani di Gunung Binjai kini sedang bersiap menyambut masa panen. Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menyebutkan, tanaman padi diperkirakan siap panen dua pekan mendatang.
"Padi ini kurang lebih 15 hari lagi akan panen. Kita doakan tidak ada hama dan burung yang merusak karena padi sudah mulai menguning," ungkapnya kepada awak media saat berkunjung ke lokasi di Gunung Binjai, Selasa (19/5).
Selama ini, kepastian pasar para petani di kawasan Gunung Binjai sudah terjamin. Seluruh hasil panen gabah langsung diserap oleh Perum Bulog melalui ikatan kerja sama resmi.
Baca Juga: Sawah Gunung Binjai Balikpapan Disiapkan Jadi Sentra Pangan, Pemkot Kaji Sumur Air Dalam
Dalam kesempatan tersebut, Bagus juga berdiskusi langsung dengan petani mengenai kendala lapangan. Salah satunya anggota Kelompok Tani Karya Bina Bersama, Nasir yang aktif bergabung sejak 2007.
Dia menjelaskan, kawasan sawah ini mampu panen dua kali setahun. “Rata-rata 5 ton per hektare sekali panen. Saat ini luas garapan aktif sekitar 40 hektare,” ungkapnya.
Ada pun harga jual gabah berkisar Rp 6.000-6.500 per kilogram yang diserap oleh Bulog. Meski produktivitas sawah menjanjikan, Nasir mengungkapkan bahwa petani masih dihantui oleh serangan hama tikus.
Itu tentu menurunkan potensi hasil sawah. Apalagi selama ini, petani hanya mampu mengandalkan racun tikus konvensional karena keterbatasan alat.
Baca Juga: Disdikbud Balikpapan Gelontorkan Rp 20 Miliar untuk Seragam Gratis Siswa Baru 2026
“Kami belum punya alat yang memadai untuk penanganannya,” ucapnya. Petani berharap pemerintah bisa memberikan bantuan alat pertanian modern dan sistem pengendalian hama yang lebih optimal.
Sebagai informasi, saat ini terdapat lima kelompok tani di kawasan Gunung Binjai. Namun hanya Kelompok Tani Karya Bina Bersama yang tercatat masih aktif mengelola lahan persawahan secara optimal.
Pemkot Balikpapan bersiap memberikan intervensi infrastruktur. Sehingga kawasan ini mampu menjelma menjadi lumbung pangan mandiri bagi Kota Balikpapan. (*)
Editor : Duito Susanto