Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Apresiasi Hasil Pembangunan SD 022 Balikpapan Timur, Wakil Wali Kota Ingatkan Pengembang Soal Penempatan Lahan Sekolah

Dina Angelina • Kamis, 21 Mei 2026 | 12:04 WIB
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo saat meninjau SD 022 Balikpapan TImur yang siap menerima siswa baru pada Tahun Ajaran 2026/2027. (IST)

 
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo saat meninjau SD 022 Balikpapan TImur yang siap menerima siswa baru pada Tahun Ajaran 2026/2027. (IST)  

 

BALIKPAPAN - Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo mengingatkan pengembang terkait penempatan lahan fasilitas umum untuk pendidikan. Sebelumnya warga sempat mengeluhkan sulitnya akses kendaraan umum menuju SD 022 Balikpapan Timur.

Seperti diketahui, SD 022 Balikpapan Timur telah rampung dibangun pada akhir 2025. Rencananya siap menampung peserta didik baru mulai tahun ajaran 2026/2027.

Baca Juga: Massa Datangi Kejati Kaltim, Tuntut Dugaan Pelanggaran Kebijakan Rudy Mas’ud Diusut

Bagus meninjau kondisi bangunan SD 022 Balikpapan Timur bersama organisasi perangkat daerah terkait, Selasa (19/5). Berlokasi di Perumahan Bukit Batakan Permai 3, Kelurahan Manggar.

Usai meninjau, Bagus mengapresiasi kualitas bangunan yang dinilai cukup baik. Menurutnya bisa menjadi contoh untuk pembangunan sekolah lainnya.

“Meski ada beberapa kegiatan yang sempat terlambat. Saya melihat ini bisa menjadi salah satu contoh pembangunan sekolah yang hasilnya baik untuk SD maupun SMP,” ucapnya.

Baca Juga:   Selaraskan Program dengan Dispora Kubar, Kormi Gesit Pacu Penyusunan Anggaran dan Dongkrak IPO

Dia menjelaskan, pembangunan sekolah di kawasan perumahan ini sebagai upaya mendekatkan akses pendidikan kepada masyarakat. Bagus menegaskan, pengembang harus menyediakan lahan fasum dan fasos sejak awal membangun perumahan.

“Apalagi di sini sudah lebih dari 1.000 unit rumah yang terbangun. Seharusnya sudah ada SD dan SMP,” katanya. Sehingga keberadaan fasilitas pendidikan menjadi kebutuhan mendesak bagi warga sekitar.

Bagus menyarankan agar OPD terkait memastikan lahan fasum dan fasos, terlebih sekolah berada di lokasi strategis agar mudah dijangkau masyarakat. Walau itu merupakan lahan dari pengembang.

“Kita minta posisi lahan sekolah di depan dan mudah diakses. Ini menjadi perhatian Disperkim dalam persetujuan site plan terkait fasum dan fasos,” tegasnya.

Selain itu, Bagus turut menyinggung kewajiban pengembang dalam penyediaan lahan pemakaman sebesar tiga persen. Itu sudah sesuai ketentuan yang berlaku.

Tahun ini, SD 022 Balikpapan Timur mulai menerima murid baru. Total terdapat 10 ruang kelas dan kapasitas menampung hampir 800 peserta didik. Total anggaran yang dikeluarkan Rp 19,2 miliar dari APBD 2025.

“Tahun berikutnya direncanakan tambahan bangunan dua lantai lagi. Sehingga total ruang kelas bertambah,” ujarnya. Serta berbagai fasilitas penunjang dan perlengkapan sekolah akan dilengkapi secara bertahap. (*)

Editor : Sukri Sikki
#pengembang #pemkot balikpapan #Bagus Susetyo #pendidikan