BALIKPAPAN – Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan menginisiasi Gerakan Cinta Koperasi dengan tema Koperasi Goes to Campus. Kegiatan yang digelar pada Kamis (21/5/2026) ini menyasar Universitas Mulia Balikpapan.
Rangkaian acara berlangsung antusias dengan dihadiri puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas. Turut hadir Kepala DKUMKMP Balikpapan, Heruressandy Setia Kesuma, serta Wakil Rektor III Universitas Mulia, Sumardi.
Penandatanganan kerjasama juga dilakukan antara DKUMKMP Balikpapan dan Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulia tentang sosialisasi dan pengembangan koperasi mahasiswa.
Dua narasumber yang dihadirkan merupakan praktisi koperasi mahasiswa dari universitas ternama, yaitu Sesa Nugroho Satriva, Ketua Koperasi Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Faisal Agymnastiar Rahmad, Ketua Koperasi Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Keduanya dinilai sukses mengelola koperasi mahasiswa dengan skala dan omzet besar.
Heruressandy Setia Kesuma menjelaskan, latar belakang digulirkannya program ini karena selama tiga tahun masa jabatannya, pihaknya lebih banyak berhadapan dengan koperasi konsumen dan pegawai instansi. Sementara itu, kalangan mahasiswa dan pelajar belum banyak dikenalkan dengan koperasi.
"Inilah yang menjadi semangat kami di tahun ini. Kami betul-betul menaruh harapan kepada Universitas Mulia untuk menumbuhkan semangat membangun koperasi kemahasiswaan," ujar Heruressandy.
Ia menegaskan bahwa koperasi mahasiswa bukanlah tandingan bagi koperasi yang sudah dibentuk oleh universitas, melainkan akan menjadi mitra kerja. Menurutnya, mahasiswa perlu belajar mengelola badan usaha, dan kedua narasumber yang dihadirkan telah mengambil peran tersebut.
"Mereka menjadi ketua pengurus koperasi, melanjutkan usaha itu walaupun sudah menjadi alumni. Mereka meninggalkan jejak yang baik, bahkan tidak menggunakan aset universitas," ucapnya.
Peran mahasiswa hadir untuk menunjukkan bahwa anak muda mau belajar dan menjadikan koperasi mahasiswa sebagai laboratorium dalam meneliti, menganalisis, serta mengembangkan koperasinya.
"Dengan demikian, pemahaman dan pola pikir mahasiswa tentang organisasi dan manajemen sudah terbentuk sejak masih kuliah," ungkap Heru.
Wakil Rektor III Universitas Mulia, Sumardi, mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan jalan bagi mahasiswa, memfasilitasi, hingga mendatangkan narasumber berkualitas.
Ia mengakui bahwa Universitas Mulia sebenarnya sudah lama berencana membentuk koperasi mahasiswa, namun terkendala masalah perizinan.
"Dengan hadirnya kegiatan ini, kami sangat bersyukur karena telah diberikan petunjuk oleh Kepala Dinas untuk dibantu pengurusan administrasinya. Ini merupakan langkah awal untuk langsung implementasi, karena kami sudah siapkan tempat, struktur organisasinya juga sudah ada, hanya tinggal pelaksanaannya," ujar Sumardi.
Ia berharap dengan adanya informasi dan pengalaman dari para narasumber, mahasiswa yang ingin bergabung di koperasi kampus bisa mendapat pelajaran. "Sehingga nanti koperasi di kampus bisa berjalan dengan baik, pengelolaannya bagus, dan bisa tumbuh berkembang seperti yang diharapkan," tutupnya. (*)
Editor : Sukri Sikki