Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Rektor ITK Sebut Kursi Pemimpin Kampus Dekat IKN Jadi Jabatan Paling Dilirik Akademisi Nasional

Oktavia Megaria • Senin, 25 Mei 2026 | 19:14 WIB
Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Prof Agus Rubiyanto
Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Prof Agus Rubiyanto

KALTIMPOST.ID-Jelang akhir masa jabatannya, Rektor ITK periode 2022–2026, Prof Agus Rubiyanto menekankan bahwa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) merupakan kampus negeri yang terbuka bagi figur potensial dari dalam maupun luar daerah.

Itu dibuktikan dengan tingginya minat atas kursi rektor itu yang tidak hanya berasal dari internal ITK, tetapi juga dari Universitas Mulawarman (Unmul) hingga Universitas Brawijaya (UB).

Baginya, siapa saja boleh mendaftar selama memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan. Misalnya, minimal pernah menjabat sebagai ketua jurusan, kepala departemen, atau dekan di perguruan tinggi negeri (PTN).

“Yang jelas, kami mencari pemimpin yang transformatif dan paling penting punya integritas tinggi,” ujarnya, setelah mengisi Sosialisasi Pemilihan Rektor ITK di Ruang Rapat, Senin (25/5).

Dia menilai, posisi rektor ITK saat ini menjadi salah satu jabatan yang paling dilirik dan strategis di dunia akademik nasional. Mengingat, perguruan tinggi ini berada sangat dekat dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca Juga: Pansus II DPRD Kubar Sepakati Pemindahan Ibu Kota Kecamatan Bongan ke Kampung Jambuk

Magnet itulah, sambungnya, yang kerap dipamerkan setiap kali dirinya bertemu dengan kolega dari Jerman, Korea Selatan, dan Thailand.

“Menjadi rektor ITK itu sangat seksi, karena dekat dengan lokasi IKN. Itu yang selalu saya tegaskan ke kolega akademisi lainnya. Kemajuan kami juga eksponensial seperti roket, dibuktikan dengan delapan program studi (prodi) yang kini sudah mengantongi akreditasi internasional,” tambahnya.

Kedelapan prodi berstandar internasional tersebut tersebar di berbagai klaster rekayasa. Di antaranya teknik mesin, material metalurgi, kimia, sipil, PWK, elektro, informatika, dan sistem informasi. Terlebih, seluruh prodi itu dirancang untuk menyokong kebutuhan infrastruktur IKN.

Di sisi lain, Agus memutuskan untuk tidak maju lagi dalam pencalonan. Meski regulasi Kementerian memperbolehkan seorang rektor menjabat selama dua periode.

Dia menegaskan akan menjaga pakta integritas dan tradisi orisinalnya yang lahir dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Setelah selesai pada Desember nanti, dia akan kembali ke ITS sebagai guru besar di sana.

“Saya dibesarkan di ITS dan kami mempunyai pakta integritas tak tertulis bahwa jabatan rektor itu cukup satu periode. Kontribusi untuk membangun Kaltim tidak harus selalu dengan menjadi rektor,” tutupnya. (rd)

Editor : Romdani.
#Rektor ITK Agus Rubiyanto #penajam paser utara #ibu kota nusantara #Gubernur Kaltim Rudi Masud #institut teknologi kalimantan