Wakil Wali Kota Balikpapan Temui Kemendag, Bahas Progres Pembangunan Pasar Inpres Kebun Sayur

Dina Angelina • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 11:23 WIB
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo (tengah) saat audiensi dengan Kementerian Perdagangan membahas pembangunan Pasar Inpres. (IST)

 
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo (tengah) saat audiensi dengan Kementerian Perdagangan membahas pembangunan Pasar Inpres. (IST)  

 

BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan berupaya mempercepat rencana pembangunan kembali Pasar Inpres Kebun Sayur. Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo melakukan audiensi langsung dengan Kementerian Perdagangan RI.

Pertemuan ini diterima Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Dirjen PDN) Kemendag RI, Iqbal Shoffan Shofwan beserta jajaran terkait di Jakarta,  Senin (25/5).

Sementara Bagus hadir didampingi Kabid Sarana Perdagangan Dinas Perdagangan Andi Irwan Amran. “Kami menyampaikan progres perkembangan pembangunan Pasar Inpres Kebun Sayur,” katanya.

Dia mengatakan, Kemendag telah menyambut baik laporan progres pembangunan tersebut. Selanjutnya mereka akan meneruskan usulan ini ke Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana.

“Mudah-mudahan bulan depan usulan lengkap sudah bisa kami sampaikan. Mulai dari proposal, Amdal (analisis mengenai dampak lingkungan), Andalalin (analisis dampak lalu lintas), hingga berbagai kelengkapan lainnya,” bebernya.

Baca Juga: Semangat Kebersamaan Warga Batakan Asri 2: 11 Sapi dan 5 Kambing Disembelih untuk Kurban  

Selain melaporkan progres fisik, audiensi ini sekaligus menjadi wadah diskusi mengenai strategi pengelolaan pasar tradisional. Khususnya mencari solusi mengatasi sepinya aktivitas pedagang di pasar yang memiliki lantai bertingkat.

Kemendag membagikan pengalaman dari berbagai daerah dan memberikan rekomendasi tata ruang pasar yang ideal. “Sarannya sebisa mungkin pasar tidak lebih dari dua lantai, bahkan idealnya satu lantai agar aktivitas perdagangan lebih optimal,” jelasnya.

​Namun, untuk pasar yang terlanjur dibangun bertingkat, Kemendag meminta Pemkot Balikpapan tetap melakukan koordinasi dan penataan intensif. Sehingga ekosistem niaga tetap berjalan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

Bagus juga memaparkan capaian pengendalian ekonomi makro. Balikpapan mendapatkan apresiasi positif dari Kemendag karena dinilai mampu menjaga stabilitas inflasi daerah tetap terkendali.

“Inflasi daerah masih terjaga di bawah rata-rata provinsi maupun nasional,” tutupnya. Pihaknya berkomitmen penuh untuk segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi dari Kemendag. (*)

Editor : Sukri Sikki
pemkot balikpapan pasar inpres Bagus Susetyo kementerian perdagangan