Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Densus 88 Sosialisasi di Graha Indah Balikpapan, Fokus Cegah Radikalisme dan Narkoba

M Ibrahim • Minggu, 31 Mei 2026 | 17:31 WIB
PENCEGAHAN: Upaya pencegahan narkoba hingga paham radikalisme diserukan di Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara.
PENCEGAHAN: Upaya pencegahan narkoba hingga paham radikalisme diserukan di Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara.
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Detasemen khusus (Densus) antiteror 88 Mabes Polri memberikan sosialisasi di Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara. Dalam rangka upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, penyebaran paham radikalisme, terorisme, hingga ancaman konten digital bermuatan kebencian.

Sosialisasi yang digelar Bhabinkamtibmas Kelurahan Graha Indah bersama personel Densus 88 Anti Teror di sejumlah lingkungan RT di Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara.

Warga terlihat antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan, bahkan aktif berdiskusi mengenai berbagai ancaman sosial yang dapat mengganggu keamanan lingkungan dan masa depan generasi muda.

Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Graha Indah M. Arif Rahman, para Ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, pemuda, serta perwakilan warga dari berbagai lingkungan di wilayah Graha Indah.

Baca Juga: Sewa Pikap untuk Angkut 100 Dus Keramik Curian, Pria di Balikpapan Keburu Ditangkap

Bhabinkamtibmas Kelurahan Graha Indah, Aiptu A. Wempi Antariksa, menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius yang harus dihadapi bersama.

Menurutnya, narkoba tidak hanya merusak kesehatan pengguna, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda serta memicu berbagai persoalan sosial dan kriminalitas di tengah masyarakat.

“Kita harus bersama memusuhi dan memerangi peredaran serta penyalahgunaan narkoba karena dampaknya sangat fatal dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat,” harapnya.

Ia menjelaskan bahwa para pelaku peredaran narkotika kini menggunakan berbagai cara untuk mencari korban, termasuk memanfaatkan media sosial dan lingkungan pergaulan remaja.

Baca Juga: Pengedar Sabu di Balikpapan Timur Ditangkap, Polisi Buru Pemasok Utama

Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendeteksi dan mencegah peredaran narkoba sejak dini.

Sasaran utama edukasi meliputi seluruh Ketua RT se-Kelurahan Graha Indah, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, pemuda, hingga kalangan pelajar dan remaja.

Ia menilai Ketua RT memiliki posisi strategis karena menjadi pihak yang paling dekat dengan kondisi lingkungan dan masyarakat di wilayah masing-masing.

Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai ancaman radikalisme dan terorisme oleh personel Densus 88 Anti Teror, AKP Andi Husein.

Menurut Andi, kelompok penyebar paham radikal saat ini semakin aktif memanfaatkan ruang digital untuk menyebarkan propaganda, ujaran kebencian, intoleransi, hingga ajakan melakukan tindakan kekerasan.

Generasi muda menjadi kelompok yang paling rentan terpapar karena tingginya penggunaan internet dan media sosial.

Baca Juga: Kapolda Kaltim Tinjau Pertanian Jagung di Lahan Eks Tambang Bontang dan Kutim

“Kelompok radikal sering memanfaatkan media digital untuk memengaruhi masyarakat. Oleh karena itu, literasi digital menjadi sangat penting agar masyarakat mampu menyaring informasi yang diterima,” jelasnya.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang beredar tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

Selain itu, peran keluarga dinilai sangat penting dalam mengawasi aktivitas digital anak-anak agar tidak terpapar konten negatif yang berpotensi memecah persatuan bangsa. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Densus 88 Balikpapan #pencegahan radikalisme #pencegahan terorisme #sosialisasi narkoba #graha indah balikpapan