KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang dapat memicu krisis air bersih di Kota Balikpapan. Salah satu strategi yang disiapkan adalah memanfaatkan air dari tiga bendungan pengendali (bendali) untuk menutupi kemungkinan berkurangnya produksi air baku.
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, mengatakan pemanfaatan air bendali dapat dilakukan sesuai izin dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV. Langkah tersebut disiapkan untuk mengantisipasi penurunan produksi air dari sumber utama, seperti Waduk Manggar, apabila musim kemarau berkepanjangan terjadi.
“Setidaknya untuk menutupi kekurangan apabila diminta menurunkan produksi dari Waduk Manggar dan sumber lainnya,” ujar Yudhi.
Baca Juga: Operasi Patuh Mahakam 2026 Dimulai Senin, Polres Paser Perbanyak Tilang ETLE
Menurutnya, saat fenomena El Nino terjadi, kapasitas produksi air bersih PTMB berpotensi turun hingga 25 persen. Kondisi itu membuat perusahaan harus mencari sumber air alternatif agar pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga.
Sebagai bagian dari persiapan, PTMB telah melakukan survei dan pengujian laboratorium terhadap kualitas air di Bendali 1, Bendali 3, dan Bendali 4. Selain kualitas air, pemeriksaan juga dilakukan terhadap potensi debit air yang dapat dimanfaatkan dari masing-masing bendali.
“Kami sudah survei dan cek laboratorium air di Bendali 1, Bendali 3, dan Bendali 4,” jelasnya.
Yudhi optimistis air dari ketiga bendali tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber air baku tambahan. Dari sisi pengolahan, menurutnya tidak ada perbedaan signifikan dibandingkan pengolahan air dari waduk.
Perbedaannya terletak pada sistem pengolahan yang digunakan. Jika di Waduk Manggar dan Waduk Teritip PTMB memanfaatkan instalasi pengolahan air (IPA) yang sudah tersedia, maka untuk bendali akan digunakan IPA mini atau IPA mobile.
Baca Juga: Rupiah Tertekan, Dolar AS Melesat Rp 18.000, Ini Respons BI
“Kalau di Waduk Manggar dan Teritip, kami menggunakan IPA yang sudah ada. Sedangkan untuk bendali menggunakan IPA mini atau IPA mobile,” terangnya.
Selain itu, PTMB juga menyiapkan armada tangki air untuk mendistribusikan pasokan dari bendali kepada pelanggan apabila dibutuhkan. Distribusi akan dilakukan dengan memanfaatkan kantong-kantong air yang tersedia di berbagai wilayah.
Langkah tersebut menjadi bagian dari skenario darurat yang disiapkan PTMB apabila El Nino menyebabkan berkurangnya ketersediaan air baku di Balikpapan.
Sebagai informasi, Bendali 1 berada di Kelurahan Sepinggan, sedangkan Bendali 3 dan Bendali 4 berlokasi di Kelurahan Gunung Bahagia. (*)
Editor : Ery Supriyadi