KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Anggota legislatif turut hadir mengikuti kegiatan Pagi Ceria Kemendikdasmen yang berlangsung di BSCC Dome, Jumat (5/6). Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Gasali mengapresiasi gerakan tersebut.
Terlebih turut dilakukan penyerahan bantuan revitalisasi untuk ratusan sekolah di Kaltim. Menurutnya ini bentuk koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan dengan baik, terutama dalam sektor pendidikan.
Pihaknya sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah memperhatikan wilayah Kalimantan Timur. Khususnya dalam hal sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
Baca Juga: Gedung Rapuh Sejak 1960-an, SKB Balikpapan Tengah Akhirnya Direvitalisasi Kemendikdasmen
“Karena tanpa dukungan dari pusat, daerah sejujurnya tidak bisa mampu mengakomodasi semua kebutuhan sarana prasarana,” katanya. Dia bersyukur revitalisasi ini dapat semakin menambah daya tampung sekolah.
Serta membantu pemerintah daerah dalam menyediakan infrastruktur pendidikan yang baik. Gasali berharap, Kemendikdasmen juga melakukan pengangkatan tenaga pengajar untuk mengatasi kekurangan guru.
Mengingat kebutuhan sumber daya manusia dan sarpras bisa berbanding lurus. “Kami berharap pemerintah pusat memenuhi sarpras dan tenaga pengajar khususnya Balikpapan benar-benar menjadi satu perhatian khusus,” tegasnya.
DPRD Balikpapan juga mendorong rencana penerapan program wajib belajar 13 tahun pada Tahun Ajaran 2027/2028. Serta rencana tinggal kelas yang bakal diberlakukan kembali setelah sempat ditiadakan.
Ini mampu memberikan semangat kepada pelajar-pelajar untuk serius meningkatkan perhatian dalam pendidikan. “Kami beri dukungan agar siswa mengejar pendidikan dengan baik dan semangat meraih prestasi,” tuturnya.
Gasali berpesan kepada seluruh masyarakat yang mengikuti sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun ini dapat menjaga program. “Ayo bersaing secara transparan dan profesional,” tandasnya. (*)
Editor : Duito Susanto