Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Jelang Libur Sekolah, Disporapar Balikpapan Minta Wisata Perketat Standar Keamanan

Dina Angelina • Minggu, 7 Juni 2026 | 09:02 WIB
Kepala Disporapar Balikpapan Cokorda Ratih Kusuma. (ANGGI PRADITHA/KALTIM POST)
Kepala Disporapar Balikpapan Cokorda Ratih Kusuma. (ANGGI PRADITHA/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Menjelang masa libur sekolah yang tinggal sekitar dua pekan lagi, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan meminta seluruh pengelola objek wisata meningkatkan kesiapan, terutama terkait aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung.

Kepala Disporapar Balikpapan Cokorda Ratih Kusuma mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan para pengelola destinasi wisata yang diperkirakan akan mengalami lonjakan kunjungan selama musim liburan.

“Kami terus berkoordinasi dengan pengelola objek wisata,” ujarnya.

Baca Juga: Permainan Tradisional Kembali Hidup, Warga Sangatta Antusias Bernostalgia di Kumpul Seru

Menurut Ratih, penerapan standar keamanan menjadi perhatian utama, terutama pada destinasi yang menawarkan berbagai atraksi dan aktivitas wisata.

“Jika ada kegiatan atraksi, mohon disampaikan dengan baik kepada pengunjung,” katanya.

Ia menegaskan, pengunjung harus memahami standar operasional dan prosedur keselamatan sebelum mengikuti aktivitas tertentu, seperti arung jeram maupun olahraga wisata lainnya. Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko selama berwisata.

Sementara itu, Pantai Manggar Segara Sari yang menjadi salah satu destinasi andalan Balikpapan terus dibenahi. Disporapar melakukan berbagai perawatan dan evaluasi rutin guna meningkatkan kualitas layanan bagi wisatawan.

“Kami terus melakukan evaluasi setiap tahun,” tuturnya.

Baca Juga: Cek Tanggalnya! Operasi Patuh 2026 di Samarinda Siap Digelar, Ini Target Utamanya

Selain perbaikan fasilitas, Disporapar juga berupaya menambah daya tarik wisata melalui penyelenggaraan atraksi seni budaya dan pengembangan berbagai wahana baru.

“Ada pengembangan wahana jet ski, berkuda, vila, hingga sport tourism lainnya,” sebut Ratih.

Tahun ini, Pantai Manggar ditargetkan mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 7,5 miliar. Karena itu, pengelola Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) diminta terus menjaga kebersihan, mempercantik kawasan, dan menghadirkan inovasi baru.

“Pengelola UPTD harus menjaga, memperindah, dan menambah lagi daya tarik di Pantai Manggar,” imbaunya.

Sebagai gambaran, saat libur Lebaran 2026 lalu, Pantai Manggar dikunjungi sekitar 40 ribu wisatawan dalam sepekan dengan PAD yang terkumpul mencapai sekitar Rp 579 juta.

Namun, capaian tersebut dinilai belum maksimal karena sebaran wisatawan terbagi ke sejumlah destinasi baru yang mulai diminati masyarakat. Di antaranya kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Pantai Nusantara, Watu Beach, Pantai Lamaru, hingga Pasar Tumpah Pringgondani.

Meningkatnya akses menuju kawasan IKN melalui pembukaan fungsional terbatas jalan tol juga turut memengaruhi pola kunjungan wisatawan di Balikpapan. (*)

 
 
Editor : Ery Supriyadi
#keamanan wisata #pantai manggar #libur sekolah #wisata balikpapan #Disporapar balikpapan