KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Angkasa Pura Indonesia mengerahkan pelayanan prima untuk memastikan proses pemulangan 360 jamaah haji Kloter 1 Debarkasi Balikpapan berjalan lancar di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Minggu (7/6) malam.
Seluruh fasilitas, mulai dari alur kedatangan penumpang hingga penanganan bagasi, dioptimalkan agar para jamaah yang baru menempuh perjalanan jauh dari Jeddah dapat melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Batakan dengan nyaman.
“Tahun ini spesial karena terdapat peningkatan pelayanan. Jamaah haji menggunakan garbarata,” kata General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar.
Baca Juga: Reno Salampessy Terancam Absen di Semifinal Usai Tekuk Vietnam, Ada Apa?
Ia menjelaskan, penggunaan garbarata telah diterapkan sejak fase keberangkatan dan berjalan lancar dari Kloter 1 hingga Kloter 17. Fasilitas tersebut kini kembali digunakan saat menyambut kedatangan jamaah haji.
“Tahun ini kita bisa memberikan layanan yang maksimal dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan ramah lansia dan jamaah berkebutuhan khusus, Bandara SAMS Sepinggan juga mengaktifkan jalur cepat (fast track), menyiagakan personel tambahan, serta menyediakan lift khusus dan kursi roda.
Seluruh fasilitas tersebut disiapkan untuk mempermudah mobilisasi jamaah dari pesawat menuju area penjemputan bus menuju Asrama Haji Batakan. Jumlah kursi roda yang disediakan disesuaikan dengan kebutuhan jamaah dan didukung petugas ground handling yang telah bersiaga.
“Kursi roda menggunakan jalur contraflow seperti saat embarkasi, yaitu menggunakan lift. Sehingga pelayanan terhadap jamaah berisiko tinggi bisa dilakukan dengan baik dan semaksimal mungkin,” jelasnya.
Baca Juga: Kuota Domisili SMPN 1 Bontang Belum Terisi, Jalur Lain Ludes
Koordinasi intensif juga terus dilakukan bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Kementerian Agama, Imigrasi, Bea Cukai, serta Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses pemeriksaan dokumen dan pemantauan kesehatan jamaah berlangsung cepat, aman, dan tanpa kendala.
Dengan berbagai fasilitas dan dukungan lintas instansi tersebut, proses debarkasi Kloter 1 berlangsung lancar hingga seluruh jamaah melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Batakan sebelum kembali ke daerah asal masing-masing. (*)
Editor : Ery Supriyadi