Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Hampir 1 Dekade Sepi: Pasar Rakyat di Balikpapan Harus Kreatif, Diusulkan Jadi Pasar Hewan?

Dina Angelina • Rabu, 10 Juni 2026 | 11:50 WIB
Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono. (ANGGI PRADITHA/KP)
Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono. (ANGGI PRADITHA/KP)

 

BALIKPAPAN - Berdiri hampir sepuluh tahun, Pasar Rakyat Karang Joang di Kilometer 12 Balikpapan hingga kini masih bak “pasar mati”. Tak ingin fasilitas negara ini mubazir, DPRD Balikpapan mendesak Dinas Perdagangan segera memutar otak, termasuk memunculkan opsi menyulapnya menjadi pasar khusus hewan pertama di Kota Minyak.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono mengatakan, Pasar Rakyat dibangun oleh Pemprov Kaltim sebagai bentuk hibah. Mulai dari perencanaan hingga pemilihan lokasi tidak melibatkan campur tangan pemerintah kota.

Baca Juga: Raperda Sempadan Sungai Disusun, BWS: Tujuannya Melindungi Masyarakat

Dia sangat menyayangkan hingga kini pasar tak juga aktif beroperasi. “Komisi II pernah sidak dan hasilnya tidak ada yang menempati pasar,” katanya. Harapannya, pasar bisa digunakan lagi dan bermanfaat maksimal.

Budiono mengakui perlu perbaikan pada petak-petak agar pedagang mau masuk. “Tapi sampai hari ini kondisi keuangan daerah belum mendukung dan kita belum bisa menganggarkan lagi,” ungkapnya.

Kemampuan APBD kota masih terbatas efek pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Budiono menegaskan perlu strategi untuk menghidupkan kembali pasar tersebut.

“Ini seharusnya menjadi perhatian dan kreativitas Dinas Perdagangan. Misalnya dibuat menjadi lokasi pedagang musiman,” ujarnya. Selama aktivitas yang dilakukan tetap berkaitan dengan pasar tidak ada masalah.

Baca Juga: Menara Lampu Hias Taman Samarendah Segera Dibongkar, Pemkot Utamakan Aspek Keselamatan

Mengingat fasilitas ini memang dibangun dengan status peruntukan pasar. Tidak boleh beralih fungsi. “Jadi pasar harus kembali digunakan, tapi butuh sentuhan kreatif dan inovasi agar warga mau datang,” tegasnya.

Dia memberi opsi pasar khusus hewan seperti di Jawa. Fasilitas ini belum ada di Balikpapan. Kebanyakan masih terpencar. “Padahal penggemar hewan dan yang butuh juga banyak,” imbuhnya.

DPRD Balikpapan mendorong pemerintah kota dapat memanfaatkan fasilitas yang ada agar tidak terbangun sia-sia. “Pasti aksesnya dulu kita perbaiki dan membuat inovasi menarik agar ada aktivitas di sana,” ucapnya.

Selain pasar hewan, ada juga opsi sebagai pasar sembako. “Kalau untuk lokasi pasar loak sepertinya terlalu jauh. RTRW di lokasi ini juga masuk dalam kawasan pertanian,” tutupnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#dprd balikpapan #fasilitas #pasar rakyat #budiono