BALIKPAPAN - Dinas Perdagangan Kota Balikpapan memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok di Balikpapan saat ini masih aman dan terjangkau. Pemerintah kota terus melakukan monitoring harian di pasar guna menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan pangan warga terpenuhi.
“Berdasarkan pantauan kami memang ada kenaikan harga, tapi masih aman. Karena yang terpenting ketersediaan barang terjaga,” kata Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan Muhammad Anwar.
Dia menjelaskan, saat ini stok beras dari gudang Bulog masih tersedia 8.698 ton. Lalu ada pula stok beras dari 23 distributor di Balikpapan. Serta stok dari beberapa ritel besar yang mendatangkan langsung komoditas beras.
Sehingga beras dapat dijual serempak satu harga yang sama dari seluruh cabang ritel tersebut. “Ini sangat berperan untuk membantu stabilitas harga di pasar,” ucapnya.
Sedangkan untuk cadangan Minyakita sebanyak 26.590 liter di Bulog dan distributor memiliki stok minyak premium. Menurutnya secara umum ketersediaan bahan pokok masih aman.
Terlebih ada komoditas yang mengalami penurunan harga. Daging ayam ras turun dari Rp40.000 menjadi Rp 37.100 per kilogram. “Kami optimis walau ada barang lain yang naik, tapi ada juga yang turun,” sebutnya.
Total ada 11 komoditas yang dipantau masuk dalam barang pokok sesuai Perpres 125 Tahun 2022. Komoditas terbagi sektor pertanian seperti beras, jagung, kedelai, cabai, dan bawang,
Kemudian sektor peternakan yakni daging sapi, ayam ras, telur, hingga ikan segar. “Serta sektor industri di antaranya gula, minyak goreng, dan tepung terigu,” tuturnya.
Dinas Perdagangan melaporkan pantauan harga pasar setiap hari ke dalam sistem pemantauan pasar dan kebutuhan pokok (SP2KP). “Seluruh perkembangan harga diketahui pemerintah pusat,” tutupnya. (*)
Editor : Ismet Rifani