KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Pengamanan ibadah di gereja jadi salah satu bentuk pelayanan humanis yang terus dilakukan jajaran Polresta Balikpapan. Personel hadir di sejumlah gereja Balikpapan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah umat Kristiani berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.
Salah satu lokasi pengamanan berada di Gereja St. Theresia Prapatan, Kelurahan Prapatan, Kecamatan Balikpapan Kota. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi memberikan pelayanan yang ramah dan humanis kepada para jemaat yang datang beribadah.
Pengamanan dipimpin Bhabinkamtibmas Kelurahan Prapatan, Aipda Fani Sulton bersama personel Polsek Balikpapan Selatan dan Polresta Balikpapan.
Baca Juga: Rehabilitasi SMPN 2 Samarinda Mulai Dilelang, Rp1,9 Miliar Disiapkan untuk Bangun Delapan Kelas
Sejak pagi hari, petugas telah bersiaga di sekitar area gereja untuk mengatur arus kendaraan, membantu penataan parkir, serta melakukan penjagaan di sejumlah titik strategis.
Ibadah mingguan dimulai pukul 08.00 Wita dan dipimpin Pastor Kristanto, MSF. Ada sekitar 700 jemaat mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan khusyuk hingga kegiatan selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Suasana hangat terlihat sejak para jemaat memasuki area gereja. Personel kepolisian menyambut kedatangan jemaat dengan senyum, salam, dan sapaan yang bersahabat. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari implementasi pelayanan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.
Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun menyebut, pengamanan rumah ibadah merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap pekan guna memastikan umat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa gangguan.
Baca Juga: Bukan Pangan, Ternyata Ini yang Bikin Inflasi Balikpapan Paling Tinggi
“Kehadiran personel di lapangan juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam menjaga toleransi, kerukunan antarumat beragama, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif,” jelasnya.
Selain menjaga keamanan di dalam dan sekitar gereja, petugas turut melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan sekitar guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung.
“Kami berharap masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” harapnya.
Hingga seluruh rangkaian ibadah selesai dilaksanakan, situasi di Gereja St. Theresia Prapatan maupun sejumlah gereja lainnya di wilayah hukum Polresta Balikpapan terpantau aman, tertib, dan kondusif. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo