KALTIMPOST.ID BALIKPAPAN– Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan memperkuat perlindungan bagi pelaku usaha mikro, telah diselenggarakan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Balikpapan, pada Rabu (17/6). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 1.000 pelaku usaha mikro dari berbagai sektor usaha yang tersebar di wilayah Kalimantan Timur.
Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Timur beserta jajaran pemerintah daerah, perwakilan instansi terkait, dan berbagai pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap pengembangan usaha mikro sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Branch Office Head BRI Balikpapan, Sudadi, menyampaikan bahwa festival ini menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro untuk semakin memahami berbagai kemudahan akses pembiayaan, layanan keuangan, digitalisasi usaha, serta pentingnya perlindungan usaha guna menciptakan bisnis yang berkelanjutan.
“Melalui Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro ini, kami berharap para pelaku usaha dapat semakin berkembang, naik kelas, dan memiliki ketahanan usaha yang lebih baik,” ujar.
Sudadi menyebut, BRI berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan akses layanan keuangan yang mudah, aman, serta sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha mikro. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, perbankan, dan berbagai pihak terkait sangat diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan UMKM sebagai penggerak utama ekonomi daerah.
Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, sosialisasi program perlindungan usaha, layanan konsultasi bisnis, serta informasi mengenai akses pembiayaan dan digitalisasi usaha. Melalui kegiatan ini diharapkan para pelaku usaha mikro semakin memahami pentingnya pengelolaan usaha yang sehat, terlindungi, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Dengan terselenggaranya Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro, diharapkan semakin banyak pelaku usaha yang memperoleh akses terhadap layanan keuangan dan perlindungan usaha sehingga mampu meningkatkan daya saing serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian Kalimantan Timur. (*)
Editor : Maria Irham