Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pertalite Belum Tersedia di SPBU Balikpapan Timur, Wali Kota Rahmad Mas’ud Beberkan Kendala dan Solusinya

Dina Angelina • Jumat, 19 Juni 2026 | 13:50 WIB
AKSES TERBATAS: Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyatakan belum tersedianya Pertalite di wilayah Balikpapan Timur disebabkan oleh keterbatasan akses jalan nasional yang rawan macet, sehingga diperlukan kajian mendalam bersama Dinas Perhubungan. (ANGGI PRADITHA/KP)
AKSES TERBATAS: Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyatakan belum tersedianya Pertalite di wilayah Balikpapan Timur disebabkan oleh keterbatasan akses jalan nasional yang rawan macet, sehingga diperlukan kajian mendalam bersama Dinas Perhubungan. (ANGGI PRADITHA/KP)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan tengah mengkaji ulang distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di kawasan Balikpapan Timur setelah adanya tuntutan dari kalangan mahasiswa.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengungkapkan bahwa keterbatasan akses jalan menjadi kendala utama belum tersedianya Pertalite di wilayah tersebut, untuk menghindari kemacetan yang lebih parah di jalur wisata.

Seperti diketahui, saat ini hanya 8 dari 20 SPBU yang mendapat kuota penyaluran Pertalite. “Hari ini (19/6) saja, tidak ada kendaraan antre Pertalite di SPBU, jalanan di Balikpapan Timur sudah macet,” ungkapnya.

Baca Juga: Soal Temuan 13 Sumur Migas, Menteri Transmigrasi Bakal Pastikan Tak Ada Masyarakat Terdampak 

Kemacetan ini berdampak ke berbagai hal. Seperti kelancaran aktivitas ekonomi, permasalahan sosial, dan lainnya. “Tapi kami akan coba kaji dulu dengan Dinas Perhubungan untuk rekayasa lalu lintas,” tuturnya.

Pihaknya perlu melihat situasi dan pertumbuhan yang ada di Balikpapan Timur. “Bukan berarti tidak boleh, kami kaji dulu lebih banyak manfaat atau mudaratnya,” imbuhnya.

Baca Juga: Imbas Harga Pertamax Naik, Kuota Pertalite di Balikpapan Ditambah 23 Persen  

Kecuali jika pemerintah pusat berkomitmen akan melebarkan jalan. Mengingat Jalan Mulawarman berstatus jalan nasional. Pihaknya mempertimbangan lagi distribusi Pertalite di Balikpapan Timur.

Namun solusi dalam waktu dekat, Rahmad menuturkan tahun ini akan dua SPBU baru yang akan buka. Termasuk perbatasan Balikpapan Selatan dan Balikpapan Timur di Jalan Mukmin Faisyal.

Harapannya penambahan SPBU nanti bisa memecah antrean di SPBU yang ada sekarang. “Namun kami masih pikirkan dan cari investor, karena biaya investasi juga cukup besar,” tandasnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#stok pertalite #rekayasa lalu lintas #dinas perhubungan #Balikpapan Timur #rahmad mas'ud