Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ratusan Kicau Mania Meriahkan Kapolda Kaltim Cup 2026, Ada Lomba Seni Burung Berkicau

M Ibrahim • Minggu, 21 Juni 2026 | 16:33 WIB
RAMAI: Lomba dan seni burung berkicau Kapolda Kaltim Cup yang digelar untuk menyambut Hari Bhayangkara Ke-80 diikuti ratusan peserta.
RAMAI: Lomba dan seni burung berkicau Kapolda Kaltim Cup yang digelar untuk menyambut Hari Bhayangkara Ke-80 diikuti ratusan peserta.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Ratusan kicau mania berkumpul. Mereka menikmati lomba dan seni burung berkicau Kapolda Kaltim Cup yang digelar menyambut Hari Bhayangkara Ke-80.

Lomba digelar di Markas Ditpamobvit Polda Kaltim, Jalan Soekarno-Hatta KM 13, Balikpapan Utara, Minggu (21/06/26) dihadiri Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro.

Total pendaftar online 235 peserta, offline pada saat kegiatan berlangsung mencapai 69 peserta pada tiga kelas awal, dengan rencana penambahan hingga 43 kelas lomba.

Adapun jenis burung yang diperlombakan meliputi murai borneo, cucak hijau, murai non gembung, kacer, cendet, kenari, love bird, hingga murai bebas, yang terbagi dalam enam kategori kelas yakni diamond, palladium, platinum, gold, silver, dan bronze.

Baca Juga: Semoga Segera Pulih, Gibran Doakan Roy Suryo dan Dokter Tifa

“Di usia yang matang ini, Polda Kaltim berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” terang Endar bersama Wakapolda Kaltim, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo.

Menurutnya, usia 80 tahun merupakan usia yang matang bagi institusi Polri untuk terus memperkuat komitmen dalam mendekatkan diri, menyatu, dan melayani masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung.

Tradisi lomba burung berkicau telah dikenal sejak era kolonial sebagai sarana hiburan dan ajang silaturahmi masyarakat, yang kini berkembang menjadi kegiatan berskala nasional dengan berbagai kelas dan organisasi resmi.

Selain kategori utama, panitia juga menyediakan penghargaan khusus untuk Burung Terbaik pada masing-masing jenis serta Juara Umum untuk Bird Club (BC) dan Single Fighter (SF).

Baca Juga: Euforia Piala Dunia 2026 Terasa di Balikpapan, Ratusan Peserta Ramaikan E-Football Console Competition

Kegiatan ini juga semakin semarak dengan adanya doorprize menarik berupa sepeda motor, perangkat elektronik, hingga paket sembako bagi peserta dan pengunjung yang beruntung.

Kapolda juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat relasi antar pecinta burung, berbagi pengetahuan perawatan dan pelatihan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap peliharaan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk relaksasi dan hiburan bagi masyarakat. “Bagi saya, kicau mania bukan sekadar hobi, tetapi simbol kebersamaan, kesabaran, dan keindahan. Di dalam arena ini kita semua sama, yaitu pecinta keindahan dan kelestarian alam,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya komitmen pelestarian burung berkicau agar kecintaan terhadap burung tidak berdampak pada kerusakan habitat alam. Menurutnya, lomba burung berkicau harus menjadi bagian dari upaya konservasi, bukan justru ancaman bagi kelestarian fauna.

 “Burung yang berkicau di arena lomba tidak boleh dibayar dengan hilangnya suara burung di hutan. Kecintaan terhadap burung harus menjadi bagian dari solusi konservasi, bukan ancaman bagi kelestariannya,” imbaunya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#kicau mania #lomba burung #burung berkicau #polresta balikpapan #balikpapan