BALIKPAPAN – Komunitas Beyblade Balikpapan sukses menggelar Power Bey Tournament di Main Atrium e-Walk, Balikpapan Superblock (BSB). Turnamen yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi ajang perkenalan seri terbaru Beyblade X sekaligus sarana mempererat interaksi antar-generasi pemain.
Ketua Komunitas Beyblade Balikpapan, Bagus, mengatakan kompetisi dibagi dalam dua kategori. Hari pertama dikhususkan untuk peserta berusia di bawah 15 tahun, sedangkan hari kedua diperuntukkan bagi peserta dari semua kelompok usia.
“Untuk turnamen yang under 15 tahun ada 10 peserta dan sudah tuntas di hari pertama. Hari kedua kategori semua umur. Semua pengunjung yang ingin mencoba Beyblade X ini kami perbolehkan menggunakan Beyblade dari panitia juga. Jadi sistemnya langsung daftar ke meja panitia, nanti namanya dimasukkan ke daftar peserta, kalau menang ada hadiah,” ujarnya.
Selain kompetisi, panitia juga membuka kesempatan bagi pengunjung untuk mencoba langsung Beyblade X tanpa harus memiliki perlengkapan sendiri. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan seri terbaru Beyblade kepada masyarakat yang lebih luas.
Menurut Bagus, antusiasme pengunjung cukup baik meski promosi kegiatan masih terbatas. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi sarana memperkenalkan kembali permainan Beyblade kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang pernah memainkannya di masa lalu.
“Dengan adanya acara ini bagus untuk perkenalan Beyblade X secara luas. Terutama orang-orang yang sudah pernah main dan ingin main lagi bisa kami tuntun lagi dari awal,” katanya.
Ia menjelaskan, perbedaan Beyblade X dengan seri sebelumnya terletak pada pola serangan dan desain mainblade. Namun, keberhasilan dalam permainan tetap sangat dipengaruhi kemampuan pemain dalam merakit kombinasi komponen yang tepat.
Karena itu, menurutnya, Beyblade bukan sekadar permainan kompetitif, tetapi juga menjadi media belajar dan berbagi pengalaman antar-pemain.
“Jadi saling berbagi ilmu, semisal combo ini bagus atau tidak. Nanti pemain yang lebih kecil bertanya kepada yang lebih tua. Jadi ada interaksi generasi tua dan muda di sini,” jelasnya.
Selain mengedepankan keseruan, panitia juga menanamkan nilai sportivitas dan rasa saling menghormati selama pertandingan berlangsung. Sebelum kompetisi dimulai, seluruh peserta diberikan penjelasan mengenai aturan permainan dan proses pemeriksaan Beyblade untuk memastikan pertandingan berjalan adil.
“Jadi selama dari awal sampai akhir turnamen itu selalu dipantau oleh panitia,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, Komunitas Beyblade Balikpapan berharap Beyblade X semakin dikenal masyarakat dan mampu menarik minat generasi muda untuk bergabung dalam komunitas yang mengedepankan kreativitas, sportivitas, serta interaksi positif antar-pemain.
Editor : Muhammad Ridhuan