Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Stand Up Indo Balikpapan Sukses Gelar Workshop Public Speaking dan Stand Up Comedy

Oktavia Megaria • Senin, 22 Juni 2026 | 09:21 WIB
WORKSHOP: Komunitas Stand Up Indo Balikpapan menggelar workshop public speaking dan stand up comedy.
WORKSHOP: Komunitas Stand Up Indo Balikpapan menggelar workshop public speaking dan stand up comedy.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Komunitas Stand Up Indo Balikpapan bersama Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan menggelar workshop Public Speaking dan Stand up Comedy guna meningkatkan kualitas SDM di sektor ekonomi kreatif.

Diikuti 25 peserta, agenda itu berlangsung di Kantor Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan, Minggu (20/6) sore. Para peserta juga mendapatkan berbagai ilmu terkait public speaking hingga cara membuat materi stand up comedy. Bahkan, diajak mempraktikkan materi yang telah diberikan. 

Baca Juga: Sering Makan Bakso dan Siomay? Ternyata Berisiko Pemicu Hipertensi

Ketua Komunitas Stand Up Indo Balikpapan Goppi Azis mengatakan, agenda tersebut adalah wadah bagi masyarakat yang ingin mengasah kemampuan berbicara di depan umum. Sekaligus mengenal dunia komedi sebagai salah satu keterampilan komunikasi.

“Apalagi public speaking dan stand up comedy punya keterkaitan yang erat, karena sama-sama berangkat dari kemampuan berkomunikasi di depan publik,” jelasnya.

Goppi menambahkan, materi public speaking diberikan agar kegiatan dapat menjangkau peserta yang lebih luas. Bukan hanya bagi yang ingin menjadi komika, tapi juga masyarakat yang ingin meningkatkan kemampuan berbicara untuk aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Cetak Gol, Lamine Yamal Ikuti Jejak Pele, Ukir Rekor Langka di Piala Dunia 2026

“Bisa dibilang kegiatan kami ini juga tujuannya agar peserta bisa menjadi public speaker yang menyenangkan,” tambahnya. 

Goppi menilai kemampuan menyelipkan humor dalam komunikasi dapat menjadi nilai tambah bagi seorang pembicara. Maka dari itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai teknik membuat dan menyampaikan humor.

Di mana, kata dia, teknik itu dapat diterapkan dalam berbagai profesi di dunia public speaking. Seperti pembawa acara, host, hingga pekerjaan yang membutuhkan interaksi dengan banyak orang. “Jadi tidak mesti lucu, seorang public speaker hanya perlu mencairkan suasana agar pesan yang disampaikan bisa diterima audiens,” ucapnya. 

Baca Juga: 30 Ucapan HUT DKI Jakarta Ke-499, Lengkap dengan Tema, Usung Transformasi dan Arah Masa Depan Ibu Kota

Melalui agenda tersebut, dia berharap dapat mendorong regenerasi komika di Balikpapan. Sebab, semakin banyak orang yang tertarik belajar stand up comedy, semakin hidup pula ekosistem industri kreatif di bidang tersebut.

“Semakin hidup industrinya, semakin banyak pilihan karakter komedi yang bisa disaksikan masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Disparpora Balikpapan Ratih Kusuma mengatakan, workshop itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Balikpapan. Khususnya yang bergerak di sektor ekonomi kreatif.

Ratih menilai, stand up comedy menjadi salah satu subsektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi untuk terus berkembang dan melahirkan talenta-talenta baru. “Ini salah satu upaya kami bagaimana meningkatkan SDM di Balikpapan. Salah satunya masuk di dalam 17 subsektor ekonomi kreatif, yaitu stand up comedy,” pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#stund up comedy #workshop #disparpora #balikpapan