Baik untuk jalan protokol maupun jalan di wilayah perkotaan dengan PJU estetik. Program Balikpapan Terang dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah sejak 2023.
“Hingga tahun ini, tercatat 8.035 unit PJU sudah terpasang dengan total anggaran Rp244 miliar,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan M Fadli Pathurrahman.
Seperti pemasangan di Jalan Soekarno-Hatta yang masuk kawasan perbatasan daerah dan selama ini kerap dikeluhkan masyarakat. Tahun 2024, Dishub memasang PJU dari Kilometer 13 hingga Kilometer 15 sebanyak 50 titik.
Selanjutnya dari KM 3 - KM 5, KM 10 - KM 13, dan KM 15 - KM 23 sebanyak 330 titik pada 2025. Sementara untuk tahun ini, PJU dipasang di KM 8 sebanyak 10 titik. Serta PJU di wilayah perkotaan dengan corak khas Kaltim.
Dia menjelaskan, pemasangan PJU sudah melalui kajian dalam penentuan titik lokasi. Terutama agar memastikan rencana pengadaan sesuai spesifikasi yang dibutuhkan dan status kewenangan jalan.
Fadli menjelaskan, saat ini kebutuhan PJU yang tersisa sebanyak 5.784 unit PJU. “Karena terdapat penambahan ruas jalan yg dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU),” ucapnya.
Seperti beberapa jalan baru atau alternatif membutuhkan fasilitas PJU. “Alhamdulillah kondisi jalan sudah lebih terang dibanding tahun-tahun sebelumnya,” tuturnya. Demi menekan tingkat kriminalitas, menjaga keamanan, dan kenyamanan warga. (*)
Editor : Ismet Rifani