Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Debu Misterius di Balikpapan Dipastikan Aman, Dinkes Tetap Pantau Kesehatan Warga

Dina Angelina • Jumat, 26 Juni 2026 | 08:15 WIB
Dinas Kesehatan Balikpapan menggelar rapat bersama pihak Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) dan instansi terkait untuk membahas hasil investigasi serta tindak lanjut sebaran partikel debu yang sempat dikeluhkan warga.
Dinas Kesehatan Balikpapan menggelar rapat bersama pihak Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) dan instansi terkait untuk membahas hasil investigasi serta tindak lanjut sebaran partikel debu yang sempat dikeluhkan warga.

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan memastikan partikel debu yang sempat dikeluhkan warga beberapa waktu lalu merupakan material zeolit dan dinyatakan aman bagi kesehatan. Kepastian tersebut diperoleh setelah hasil pemeriksaan sampel debu dari Laboratorium Sucofindo Jakarta keluar.

Kepala Dinkes Balikpapan Alwiati mengatakan, hasil investigasi awal menunjukkan material yang ditemukan mengandung aluminium silikat dan tidak terindikasi mengandung zat berbahaya.

Pihaknya turut mengikuti investigasi bersama yang digelar di Kantor Kilang Pertamina Balikpapan (KPB), Kamis (25/6). Berdasarkan hasil pemeriksaan, debu yang menyebar ke lingkungan sekitar merupakan zeolit yang kaya kandungan aluminium silikat.

Baca Juga: Bahaya! Pulau Jawa Terancam, Bahlil Kaget Stok Batu Bara PLN Menipis, Ungkap Penyebab Sebenarnya

“Debu ini zeolit yang kaya aluminium silikat dan sejauh ini dinyatakan aman. Namun, kami tetap melakukan pemantauan kesehatan kepada masyarakat terdampak,” ujarnya.

Alwiati menjelaskan, secara fisik partikel tersebut menyerupai pasir dengan ukuran yang jauh lebih halus. Berdasarkan informasi dari KPB, kemunculan debu dipicu gangguan teknis saat proses commissioning atau uji coba salah satu peralatan kilang pada 22 Juni 2026.

Akibat gangguan tersebut, partikel debu keluar dan menyebar ke sejumlah wilayah permukiman di sekitar area kilang. Menindaklanjuti kejadian itu, Pertamina menghentikan proses pengujian dan langsung melakukan perbaikan terhadap peralatan yang bermasalah.

Selain itu, perusahaan berkomitmen melaporkan setiap rencana uji coba kepada pihak terkait serta menambah sistem scrubber untuk meminimalkan potensi keluarnya partikel debu ke lingkungan.

Meski hasil laboratorium menunjukkan kondisi aman dan belum ditemukan peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di fasilitas kesehatan setempat, Dinkes Balikpapan tetap mengambil langkah antisipasi.

Baca Juga: Khutbah Jumat Hari Ini, 26 Juni 2026: Membangun Bisnis yang Berkah dengan Meneladani Kisah Abdurrahman bin Auf

“Kami akan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga terdampak untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan akibat kejadian ini,” tuturnya.

Dinkes juga mengimbau masyarakat tetap menjaga kebersihan diri apabila masih menemukan sisa partikel debu di lingkungan sekitar. Warga disarankan segera mencuci tangan setelah menyentuh debu serta membersihkan wajah dan mata dengan air mengalir jika terpapar langsung.

Sementara itu, Pertamina menyatakan siap bertanggung jawab terhadap dampak kesehatan yang mungkin dialami warga akibat insiden tersebut. Masyarakat yang merasakan keluhan kesehatan setelah terpapar debu diminta segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#debu Balikpapan #zeolit #Dinkes Balikpapan #kesehatan warga #kilang Pertamina Balikpapan