Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Lomba Panjat Pinang Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kaltim Diserbu 47 Tim, Empat Sepeda Motor Jadi Hadiah Utama

Nuron Setya Wijaya • Senin, 29 Juni 2026 | 06:01 WIB
Antusias peserta mengikuti lomba panjat pinang yang digelar Polda Kaltim di Lapangan Merdeka, Balikpapan, Minggu (28/6). (FOTO NURON/KP)
Antusias peserta mengikuti lomba panjat pinang yang digelar Polda Kaltim di Lapangan Merdeka, Balikpapan, Minggu (28/6). (FOTO NURON/KP)

KALTIMPOST.ID-Lomba panjat pinang yang digelar Polda Kaltim dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 disambut antusias masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Merdeka Balikpapan, Minggu (28/6), dipadati peserta dan ribuan penonton yang memeriahkan salah satu perlombaan rakyat paling dinanti tersebut.

Tingginya minat masyarakat membuat jumlah peserta melampaui target panitia. Sebanyak 47 tim mendaftarkan diri untuk memperebutkan puluhan hadiah, termasuk empat unit sepeda motor yang menjadi hadiah utama.

Sejak pagi, suasana di lokasi berlangsung meriah. Sorak-sorai penonton mengiringi perjuangan para peserta yang saling bekerja sama menaklukkan tiang pinang yang dilumuri pelumas. Kekompakan, strategi, dan kerja sama menjadi kunci untuk mencapai puncak dan membawa pulang hadiah.

Baca Juga: Ribuan Warga Padati Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80 di Balikpapan, Doorprize Umrah hingga Konser Musik Meriahkan Acara

Ketua Panitia Lomba Panjat Pinang AKBP Elvis Irawan mengatakan panitia semula hanya menargetkan sekitar 10 tim untuk setiap pohon panjat pinang. Namun, tingginya animo masyarakat membuat jumlah peserta meningkat signifikan.

“Peserta yang kami undang sebenarnya sekitar 10 tim untuk setiap pohon. Ternyata antusiasmenya luar biasa hingga totalnya hampir mencapai 47 tim. Satu tim terdiri dari lima sampai tujuh orang,” ujarnya.

Menurut Elvis, peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai personel Polri, TNI, instansi pemerintah, komunitas, hingga masyarakat umum. Panitia juga membuka kesempatan bagi peserta dari luar Balikpapan untuk ikut memeriahkan perlombaan.

Ia menjelaskan, lomba panjat pinang tidak hanya menjadi hiburan dalam rangka Hari Bhayangkara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan permainan tradisional yang telah lama menjadi budaya masyarakat.

“Lomba panjat pinang sudah sangat memasyarakat. Momentum Hari Bhayangkara menjadi kesempatan untuk menjaga tradisi ini tetap hidup sekaligus mempererat kebersamaan,” katanya.

Untuk menambah semarak acara, panitia menyediakan berbagai hadiah menarik, seperti televisi, kulkas, mesin cuci, sepeda, dispenser, kipas angin, hingga perlengkapan rumah tangga lainnya. Empat unit sepeda motor dipasang di puncak tiang sebagai grand prize.

Baca Juga: Diskoperindag Berau Perkuat UMKM Cokelat, Siapkan Kapasitas Produksi untuk Perluas Pasar

Panitia juga mengutamakan keselamatan peserta. Karung berisi pasir dipasang di bawah setiap tiang sebagai bantalan apabila terjadi insiden. 

Selain itu, tim medis dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kaltim bersama tenaga kesehatan dari rumah sakit disiagakan selama perlombaan berlangsung.

Salah seorang peserta, Rizki, mengaku sengaja datang sejak pagi bersama rekan-rekannya. Menurutnya, hadiah sepeda motor memang menjadi daya tarik, namun kebersamaan dan pengalaman mengikuti perlombaan menjadi hal yang paling berkesan.

“Menang tentu menjadi harapan, tetapi yang paling penting kami bisa menikmati kebersamaan dan merasakan kemeriahan suasana bersama teman-teman,” ujarnya. (rd)

Editor : Romdani.
#HUT Bhayangkara 2026 #panjat pinang #Polri Presisi #ibu kota nusantara #Kutai Barat