KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Hari pertama Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Balikpapan resmi dimulai pada Senin (29/6/2026). Menariknya, meski seluruh proses pendaftaran kini dilakukan sepenuhnya secara daring (online), sejumlah orangtua murid terpantau tetap mendatangi sekolah, salah satunya di SMP 1 Balikpapan.
Plt Wakil Kepala SMP 1 Mat Soleh mengatakan, rata-rata mereka ingin memastikan skema pendaftaran maupun mencari bantuan teknis sistem daring. Sebab beberapa orangtua masih terkendala.
Seperti jalur afirmasi baik keluarga tidak mampu maupun penyandang disabilitas. Sehingga panitia SPMB di sekolah selalu stand by untuk membantu memberi arahan. “Tahun ini, SMP 1 Balikpapan membuka 11 rombel dengan kapasitas 440 siswa,” katanya.
Baca Juga: Perbaikan Pipa Bocor, BME Hentikan Sementara Aliran Jargas di Kawasan Api-Api
Berdasarkan aturan dalam petunjuk teknis (juknis), setiap kelas diisi sebanyak 40 siswa. Jalur pendaftaran terbagi dari yang paling besar untuk domisili 45 persen atau 199 siswa. Kemudian jalur afirmasi 20 persen atau 89 siswa, jalur prestasi 30 persen atau 131 siswa, dan jalur mutasi 5 persen atau 22 siswa.
Soleh menuturkan, sejauh ini belum ada kendala dalam SPMB. Apalagi soal kapasitas atau daya tampung siswa sudah diatur dalam juknis. “Jadi tidak ada kemungkinan lebih dari itu alias terkunci,” sebutnya.
Menurutnya pada hari pertama SPMB terpantau lancar, pihaknya juga lebih siap setelah penyempurnaan dan evaluasi dari pelaksanaan tahun lalu. “Aturan juga dibuat bagaimana siswa bersaing secara fair,” tuturnya.
Dia berharap sampai akhir tahapan SPMB semua dapat berjalan lancar. “Tidak ada kendala dalam aplikasi atau jaringan,” ungkapnya. Pengumuman dan lapor diri SPMB dijadwalkan pada 3 Juni 2026 secara daring. (*)
Editor : Sukri Sikki