KALTIMPOST.ID-Kaltim Post Group (KPG) memperkuat sinergi dengan Restu Ibu Hospital Balikpapan melalui kunjungan silaturahmi yang berlangsung di kantor rumah sakit tersebut, Senin (29/6).
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi strategis antara media dan institusi layanan kesehatan dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
Rombongan Kaltim Post dipimpin Pemimpin Redaksi Romdani, didampingi Manajer Bisnis Kaltim Post Tritya Sidartha, GM KPFM Balikpapan Syarifuddin, dan Direktur Prokal.co Faroq Zamzani.
Kedatangan rombongan disambut Kepala Bagian Humas, Sekretariat, dan Marketing Restu Ibu Hospital Balikpapan dr Cornelis Michael Mamesah.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan diisi diskusi mengenai berbagai peluang kerja sama, khususnya dalam penyebarluasan informasi kesehatan kepada masyarakat.
Menurut Cornelis, media memiliki peran penting dalam membangun literasi kesehatan sekaligus menyampaikan berbagai perkembangan pelayanan rumah sakit secara objektif.
Karena itu, kemitraan dengan media dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan yang semakin terbuka dan dipercaya masyarakat.
“Kami menyadari pentingnya kemitraan dengan media untuk menyampaikan berbagai informasi pelayanan rumah sakit kepada publik,” ujarnya.
Dalam diskusi tersebut, turut dibahas tantangan pelayanan kesehatan yang masih dihadapkan pada berbagai persepsi negatif di tengah masyarakat.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu dijawab melalui komunikasi yang lebih baik, penyampaian informasi yang transparan, serta edukasi yang berkelanjutan.
“Kami menyadari masih ada persepsi yang kurang baik terhadap layanan kesehatan. Ini menjadi tantangan bersama yang perlu dijawab melalui komunikasi yang baik dan keterbukaan informasi,” katanya.
Restu Ibu Hospital juga terus melakukan berbagai pembenahan untuk meningkatkan kualitas layanan.
Saat ini rumah sakit tersebut didukung sekitar 80 dokter dari berbagai bidang spesialisasi. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring pengembangan layanan yang dilakukan.
Selain memperkuat sumber daya manusia, rumah sakit juga melakukan peningkatan fasilitas penunjang medis.
Di antaranya penggantian peralatan radiologi dengan teknologi terbaru, pembangunan ruang operasi berstandar tinggi yang dilengkapi teknologi antibakteri, hingga rencana perluasan gedung guna meningkatkan kapasitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami terus berupaya menjadi lebih baik, baik dari sisi pelayanan medis maupun fasilitas pendukung. Semua dilakukan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang semakin berkualitas,” ungkapnya.
Melalui pertemuan tersebut, kedua belah pihak berharap kolaborasi yang terjalin tidak hanya sebatas hubungan kelembagaan, tetapi juga menjadi sarana menghadirkan informasi kesehatan yang kredibel sekaligus membangun citra positif pelayanan rumah sakit di tengah masyarakat.
“Kami berharap hubungan baik ini terus berlanjut sehingga media dan rumah sakit dapat bersama-sama menghadirkan informasi yang benar serta membantu mengurangi berbagai sentimen negatif yang berkembang di masyarakat,” tutup Cornelis. (rd)
Editor : Romdani.