KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Perwakilan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) kembali menghadirkan inovasi membanggakan. Teknologi pembelajaran yang mengandalkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) ini, dihadirkan khusus bagi anak berkebutuhan khusus.
Dosen pembimbing PKM RE, Yuvita Lira Vesti Arista menilai, perkembangan teknologi digital saat ini telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Namun, di tengah pesatnya pertumbuhan platform pembelajaran daring, masih terdapat kelompok peserta didik yang belum mendapatkan layanan belajar yang sesuai dengan kebutuhannya, salah satunya adalah anak penyandang tunagrahita.
“Sehingga, karakteristik belajar yang berbeda membuat mereka membutuhkan pendekatan, metode, dan media pembelajaran yang dirancang secara khusus,” ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, lanjutnya, maka dikembangkanlah KidUp. Sebuah platform pembelajaran digital berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Adaptive Learning yang ditujukan untuk mendukung proses belajar anak tunagrahita.
Baca Juga: Pembangunan Tahap II IKN Dongkrak Sektor Konstruksi Kaltim, Tumbuh 3,57 Persen
Inovasi ini, disebut Yuvita sebagai upaya mengurangi kesenjangan akses pendidikan inklusif. Sekaligus membantu anak memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Dia menambahkan, pengembangan KidUp dilakukan berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru, orang tua, psikolog, serta terapis yang mendampingi anak tunagrahita.
“Dari proses tersebut ditemukan berbagai tantangan, mulai dari kesulitan anak dalam memahami materi, mempertahankan fokus, dan mengingat pelajaran. Sampai dengan keterbatasan guru dan orang tua dalam menyediakan media belajar yang efektif dan berkelanjutan,” tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo