Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Beri Pengalaman Mahasiswa, Inovasi Aquaponik Diharapkan jadi Solusi bagi Masyarakat

Oktavia Megaria • Jumat, 3 Juli 2026 | 18:59 WIB
PENGALAMAN : Inovasi yang dihadirkan jadi pengalaman berharga mahasiswa ITK.
PENGALAMAN : Inovasi yang dihadirkan jadi pengalaman berharga mahasiswa ITK.
BALIKPAPAN – Hadirnya berbagai inovasi, salah satunya sistem aquaponik berbasis kolam lele di P4S ABAS FARM KM 12 memberi dampak nyata. Tak hanya bagi mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK), tetapi juga masyarakat.
Sistem aquaponik sendiri menyebabkan pemanfaatkan air kolam lele secara maksimal. Yakni sebagai sumber nutrisi alami bagi tanaman kangkung, sehingga menciptakan sistem budidaya yang saling menguntungkan. 
Bagi Khairunisya Janatul Nadiah, mahasiswa ITK Program Studi Teknik Lingkungan, riset yang dikerjakan menjadi pengalaman berharga. Khususnya, untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dalam menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat. 
“Proses observasi, perancangan, pembangunan instalasi, hingga pendampingan mitra juga mengasah kemampuan kami dalam bekerja sama, komunikasi, serta penyelesaian masalah secara langsung di lapangan,” katanya.
Program ini, juga disebut sejalan dengan program Diktisaintek Berdampak, yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Program ink mendorong perguruan tinggi menghasilkan inovasi yang tidak berhenti di ruang kelas maupun laboratorium, tetapi hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat. 
Husein Syahab selaku salah dosen pembimbing menambahkan, melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan mitra, ITK terus memperkuat perannya. Sebagai perguruan tinggi teknologi yang berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ketahanan pangan dan lingkungan di Kalimantan, 
Melalui inovasi aquaponik ini, pihak kampus membuktikan bahwa langkah sederhana berbasis ilmu pengetahuan dapat menghasilkan dampak yang berkelanjutan. 
“Jadi bukan hanya meningkatkan efisiensi budidaya, tetapi juga menumbuhkan budaya inovasi, edukasi lingkungan, serta kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani
#Khairunisya Janatul Nadiah #inovasi sistem aquaponik #Husein Syahab #ITK Balikpapan