Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

SPMB SMKN 3 Balikpapan 2026 Ditutup, Seleksi Dipastikan Transparan Tanpa Titipan

Putra Malinau • Jumat, 3 Juli 2026 | 20:04 WIB
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 3 Balikpapan, Dedy Lelyadi Nurcahya. (PUTRA MALINAU/KP)
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 3 Balikpapan, Dedy Lelyadi Nurcahya. (PUTRA MALINAU/KP)

BALIKPAPAN – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Reguler Gelombang II di SMK Negeri 3 Balikpapan resmi ditutup pada Kamis (2/7). Sebagai salah satu sekolah dengan jumlah peserta didik terbanyak di Kota Balikpapan, antusiasme masyarakat untuk mendaftarkan anaknya tetap tinggi pada penerimaan tahun ajaran 2026.

Untuk mengakomodasi tingginya minat tersebut, SMKN 3 Balikpapan menambah daya tampung menjadi 16 rombongan belajar (rombel). Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya membuka 15 rombel. Penyesuaian dilakukan berdasarkan jumlah siswa yang telah lulus sehingga tersedia ruang belajar baru.

Secara keseluruhan, sekolah menyediakan kuota sebanyak 570 siswa. Pada gelombang pertama telah diterima sekitar 150 peserta didik. Sementara pada gelombang kedua, yang dibuka mulai 29 Juni hingga 2 Juli, diperebutkan sekitar 420 kursi. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 4 Juli.

Baca Juga: Jurusan Manajemen Logistik Jadi Primadona Baru SPMB 2026 di SMKN 3 Balikpapan

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 3 Balikpapan, Dedy Lelyadi Nurcahya, memastikan seluruh proses penerimaan berjalan sesuai sistem yang telah ditetapkan pemerintah. Seluruh kuota dipenuhi melalui mekanisme seleksi daring tanpa adanya praktik titipan maupun intervensi pihak luar.

"Jadi untuk tahun ini semua kuota dipastikan terpenuhi dan diatur melalui sistem," ujarnya.

Menurut Dedy, seluruh calon peserta didik wajib mengikuti tahapan seleksi sesuai jalur yang dipilih. Penentuan kelulusan dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku, mulai dari persyaratan administrasi, domisili, prestasi, hingga nilai, sehingga setiap pendaftar memiliki kesempatan yang sama.

Selain mengedepankan transparansi, sekolah juga memberikan prioritas kepada calon peserta didik yang berada di wilayah domisili Ring 1, yakni RT 14 dan RT 48. Setelah kebutuhan kuota di wilayah tersebut terpenuhi, sisa daya tampung dialokasikan melalui jalur reguler.

Untuk mendukung kelancaran proses pendaftaran, sekolah menyiapkan sejumlah perangkat komputer serta membuka layanan bantuan bagi masyarakat yang mengalami kendala saat melakukan pendaftaran secara daring. Layanan tersebut dibantu oleh anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

"Kami menyediakan beberapa laptop karena prosesnya tinggal verifikasi data. Kemarin juga kami membuka loket bantuan bagi masyarakat yang kesulitan mendaftar secara online, sehingga bisa dibantu secara langsung oleh anak-anak OSIS," katanya.

Melalui sistem seleksi yang transparan dan berbasis digital, SMKN 3 Balikpapan berharap mampu menjaring peserta didik terbaik untuk mengisi berbagai program keahlian yang tersedia serta mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Editor : Muhammad Ridhuan
#SPMB Balikpapan #SMKN 3 Balikpapan #SPMB SMKN 3 Balikpapan 2026 #Seleksi Murid Baru 2026 #pendidikan balikpapan