BALIKPAPAN – Stadion Batakan kini tak hanya menjadi venue pertandingan sepak bola. Setiap malam akhir pekan, kawasan stadion menjelma menjadi ruang publik yang dipadati masyarakat untuk berolahraga, bersantai, berburu kuliner, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga.
Pantauan pada Minggu (5/7) malam, ribuan warga memadati area sekitar stadion. Pengunjung datang dari berbagai kalangan usia. Sebagian memilih berjalan santai mengelilingi kawasan, sementara lainnya menikmati suasana malam dengan duduk bersama keluarga atau berolahraga ringan.
Deretan stan makanan dan minuman yang diisi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu magnet utama. Beragam kuliner ditawarkan, mulai dari makanan ringan hingga hidangan siap santap yang ramai diserbu pengunjung.
Tak hanya itu, area terbuka di sekitar stadion juga dimanfaatkan anak-anak untuk bermain. Sementara ikon bertuliskan "Stadion Batakan" menjadi lokasi favorit masyarakat untuk berfoto dan mengabadikan momen.
Suasana semakin semarak dengan hadirnya delman yang menawarkan jasa berkeliling kawasan stadion. Wahana tersebut menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi keluarga yang membawa anak-anak.
Salah seorang pengunjung, Nanda, mengaku rutin menghabiskan waktu di Stadion Batakan pada malam akhir pekan karena suasananya dinilai nyaman meski tidak sedang berlangsung pertandingan sepak bola.
"Sekarang kalau malam ke sini selalu ramai. Banyak jajanan, anak-anak juga senang karena bisa jalan-jalan dan naik delman," ujarnya.
Hal senada disampaikan Ikhwan. Menurutnya, kawasan Stadion Batakan memiliki potensi besar menjadi ruang publik unggulan di Balikpapan. Ia berharap jumlah pelaku UMKM terus bertambah sehingga pilihan kuliner yang tersedia semakin beragam.
"Tempatnya luas, lampunya terang, jadi enak buat nongkrong atau sekadar cari suasana. Semoga UMKM yang jualan makin banyak," katanya.
Ramainya aktivitas masyarakat di kawasan Stadion Batakan turut membawa dampak positif bagi para pelaku UMKM. Tingginya jumlah pengunjung membuka peluang peningkatan pendapatan sekaligus memperkuat fungsi stadion, bukan hanya sebagai sarana olahraga, tetapi juga pusat aktivitas ekonomi dan ruang interaksi masyarakat di Kota Balikpapan.
Editor : Muhammad Ridhuan