Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Job Market Fair Balikpapan Dibuka! Lowongan Sales, Mekanik, dan Pramuniaga Paling Banyak

Dina Angelina • Selasa, 14 Juli 2026 | 11:45 WIB
PENCARI KERJA: Pencari kerja memadati area BSCC Dome dalam pembukaan Job Market Fair Balikpapan 2026, Selasa (14/7/2026). (ANGGI PRADITHA/KP)

 
PENCARI KERJA: Pencari kerja memadati area BSCC Dome dalam pembukaan Job Market Fair Balikpapan 2026, Selasa (14/7/2026). (ANGGI PRADITHA/KP)  

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan resmi membuka gelaran Job Market Fair (JMF) 2026 di BSCC Dome. Bursa kerja terbesar di Kota Minyak ini berlangsung selama dua hari, mulai 14 hingga 15 Juli 2026.

​JMF kali ini merupakan gelaran pertama dari rencana dua kali pameran bursa kerja yang rutin diadakan Disnaker Balikpapan setiap tahunnya. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran.

Sebanyak 86 perusahaan lintas sektor turut ambil bagian dalam JMF 2026 dengan menyediakan 2.079 lowongan kerja untuk 69 jabatan. Hingga hari pertama pembukaan, sistem mencatat sudah ada 2.086 pencari kerja (pencaker) yang mendaftar secara daring.

Baca Juga: 35 Calon Mahasiswa Bersaing Perebutkan 15 Beasiswa Penuh Pemkab Paser di Politeknik KP Sidoarjo

​Kepala Disnaker Balikpapan, Adamin Siregar mengungkapkan bahwa jumlah antara lowongan kerja dan pencaker yang mendaftar sebenarnya hampir seimbang.

​"Pencaker bisa datang langsung ke lokasi job fair untuk mencari tahu informasi lowongan yang tersedia. Kalau merasa cocok, bisa langsung menyampaikan lamaran," ujar Adamin Siregar.

​Berdasarkan data Disnaker, lowongan kerja pada JMF 2026 ini masih didominasi oleh beberapa posisi strategis, di antaranya, ​sales marketing, mekanik mesin dan alat berat, dan pramuniaga.

Disnaker Balikpapan menaruh harapan besar agar ribuan lowongan kerja yang tersedia kali ini bisa terserap secara maksimal oleh tenaga kerja lokal. Berkaca dari evaluasi tahun lalu, persentase serapan tenaga kerja dinilai belum optimal.

​"Tahun lalu kurang lebih hanya 46 persen yang terserap. Harapannya, tahun ini perusahaan bisa merekrut lebih dari 50 persen pencaker," tutur Adamin.

Baca Juga: Polres Paser Musnahkan Sabu dan Ringkus Dua Terduga Pengedar dalam Operasi Antik Mahakam 2026

​Ia menganalogikan, jika dari 2.000 lowongan yang tersedia bisa meloloskan minimal 1.000 orang, hal tersebut sudah sangat membantu mengurangi angka pengangguran di Balikpapan.

Adamin tidak menampik adanya beberapa kendala klasik yang membuat serapan tenaga kerja sering kali tidak mencapai 100 persen.

Beberapa faktor penghambat tersebut meliputi ketidaktertarikan pencaker terhadap posisi lowongan yang tersedia. Selain itu, ​kualifikasi pendidikan formal pencaker yang belum memenuhi syarat perusahaan.

​Adanya spesifikasi khusus dari perusahaan yang mewajibkan pengalaman kerja atau kepemilikan sertifikasi kompetensi tertentu.

​Menyikapi hal ini, Disnaker berkomitmen untuk terus melakukan pemetaan bidang kerja. Tujuannya agar pemerintah bisa memberikan program pelatihan kerja dan pemagangan yang lebih tepat sasaran ke depannya.

Bagi masyarakat Balikpapan yang ingin mencoba peruntungan di JMF 2026, pastikan sudah memenuhi dua syarat utama sebelum menuju ke BSCC Dome:

​Melakukan pendaftaran melalui tautan (link) resmi secara daring. Telah memiliki Kartu Kuning (AK-1). ​Selain itu, Disnaker Balikpapan juga memastikan seluruh proses rekrutmen berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Salah satunya adalah pemenuhan kewajiban bagi perusahaan untuk mengalokasikan minimal 2 persen kuota lowongan bagi penyandang disabilitas.

​Sebagai langkah pengawasan, seluruh perusahaan peserta JMF 2026 wajib mengirimkan laporan hasil perekrutan ke Disnaker paling lambat dua bulan ke depan. Data tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi berkala untuk gelaran JMF berikutnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
Adamin Siregar job fair kota balikpapan disnaker balikpapan pencari kerja