KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Penantian fasilitas baru legislatif segera berakhir. Gedung baru DPRD Balikpapan yang tampil megah nan elegan dengan nuansa warna coklat muda dan cream dipastikan siap beroperasi pada Agustus 2026 mendatang.
Menariknya, meski mengusung konsep modern, arsitektur gedung ini tetap mempertahankan ciri khas lokal dengan sentuhan aksen kayu khas Kalimantan Timur (Kaltim).
Baca Juga: Intip Fasilitas Gedung Baru DPRD Balikpapan yang Megah, Progres Capai 90 Persen.
Kabid Gedung Pemerintahan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan, Dewi Idamawaty, mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan proses penyerahan gedung baru ini berjalan pada awal Agustus.
Pembangunan yang sedang berjalan saat ini merupakan tahap ketiga sekaligus tahap penyempurnaan akhir. Mega proyek gedung legislatif dibangun di atas lahan seluas 6.480 meter persegi.
Total anggaran yang sudah dikucurkan berkisar Rp140 miliar. "Terdiri dari pembangunan fisik Rp93 miliar. Kemudian interior dan furniture sudah masuk Rp38 miliar dari total alokasi Rp50 miliar," ujar Dewi.
Gedung megah setinggi tiga lantai ini dirancang untuk memaksimalkan tugas dan fungsi kedewanan dengan menyediakan total ratusan ruangan.
Terdiri dari lantai dasar untuk fasilitas Publik & Rapat Utama. Setidaknya memiliki total 26 ruangan yang difungsikan untuk area utama dan lobi yang luas.
Baca Juga: Dorong Hunian Layak dan Gotong Royong, Pemkab Kubar Luncurkan Program BSPS 2026
Kemudian ruang rapat Bapemperda, Banggar, Banmus, dan Badan Kehormatan (BK). Media center, klinik kesehatan, dan ruang laktasi. Dan fasilitas pendukung berupa restoran dan area dapur.
“Selanjutnya pada lantai satu menjadi pusat kegiatan utama menunjang aktivitas dewan,” imbuhnya. Lantai ini memiliki total 52 ruangan, meliputi Ruang Paripurna, ruang kerja Pimpinan DPRD dan ruang Wakil Ketua.
Baca Juga: Sektor Kehutanan Kuasai 31 Persen Investasi Asing Kaltim
Selain itu, ruang kerja anggota dewan untuk Komisi II dan Komisi III. Kemudian fasilitas penunjang seperti mushola, ruang tunggu, dan jalur evakuasi darurat.
Serta lantai dua untuk ruang fraksi dan komisi dilengkapi dengan 44 ruangan yang difungsikan untuk ruang kerja anggota Komisi I dan Komisi IV, ruang kerja fraksi-fraksi, dan ruang serbaguna yang fleksibel untuk berbagai agenda internal kedewanan.
“Kami optimis bisa selesai sesuai target dan proses serah terima berjalan Agustus,” pungkasnya. Sehingga aktivitas dewan bisa segera optimal. (*)
Editor : Sukri Sikki