Beach Glamping Pantai Manggar Balikpapan Tawarkan Sensasi Camping Nyaman, Didominasi Wisatawan Samarinda

Muhammad Taufik • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 19:02 WIB
FASILITAS: Penginapan berkonsep glamping ini menawarkan pilihan Tenda Dome dan Tenda Kiyowo dengan fasilitas modern bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana menginap di tepi pantai. Jumat (17/7).
FASILITAS: Penginapan berkonsep glamping ini menawarkan pilihan Tenda Dome dan Tenda Kiyowo dengan fasilitas modern bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana menginap di tepi pantai. Jumat (17/7).

BALIKPAPAN – Menikmati suasana pantai tanpa harus repot membawa perlengkapan camping kini menjadi alternatif wisata yang diminati di Kota Balikpapan. Beach Glamping di kawasan Pantai Manggar menawarkan pengalaman menginap dengan konsep camping modern yang memadukan suasana alam dan fasilitas layaknya hotel.

Owner Beach Glamping, Sipur, mengatakan konsep tersebut dirancang bagi masyarakat yang ingin merasakan sensasi berkemah dengan tetap mengutamakan kenyamanan. Pengunjung cukup datang tanpa perlu membawa tenda maupun perlengkapan camping lainnya.

Beach Glamping menyediakan dua pilihan penginapan, yakni Tenda Dome dan Tenda Kiyowo. Tenda Dome menawarkan fasilitas lebih lengkap berupa ranjang queen size, pendingin ruangan (AC), dan Smart TV. Sementara Tenda Kiyowo mengusung konsep lebih sederhana dengan kasur busa dan kipas angin.

Selain itu, seluruh tamu juga dapat menikmati fasilitas pendukung seperti toilet privat, akses Wi-Fi, mini playground untuk anak, serta sarapan bagi dua orang.

Untuk tarif menginap, Tenda Dome dipatok Rp750 ribu pada hari kerja dan Rp850 ribu saat akhir pekan. Adapun Tenda Kiyowo dibanderol Rp650 ribu pada hari kerja dan Rp750 ribu saat akhir pekan.

Menurut Sipur, konsep glamping di tepi pantai tersebut mendapat sambutan positif sejak mulai beroperasi. Berdasarkan data kunjungan tahun lalu, hampir separuh tamu berasal dari Kota Samarinda.

Baca Juga: Festival Rakyat Kaltim 2026 di Monpera Balikpapan Jadi Destinasi Wisata Kuliner dan UMKM Favorit Warga

"Kalau dilihat dari tamu kami tahun kemarin, hampir 50 persennya dari Samarinda, kemudian disusul Balikpapan dan kota-kota lain di Kalimantan Timur. Sebagian besar yang datang merupakan keluarga," ujarnya, Kamis (16/7).

Ia menjelaskan tingkat hunian biasanya meningkat saat musim liburan, terutama libur sekolah. Pada periode tersebut, unit Tenda Dome hampir selalu terisi penuh setiap hari.

Sementara pada hari-hari biasa, okupansi cenderung meningkat setiap Jumat dan Sabtu seiring tingginya minat masyarakat menghabiskan akhir pekan di kawasan Pantai Manggar.

"Dome biasanya ramai terisi saat Jumat dan Sabtu," katanya.

Sipur menilai keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) sejauh ini belum memberikan dampak signifikan terhadap jumlah kunjungan. Mayoritas wisatawan tetap berasal dari wilayah Kalimantan Timur dan umumnya menyempatkan diri berwisata ke pusat Kota Balikpapan sebelum menuju Pantai Manggar.

Melihat tren kunjungan yang terus meningkat, pihaknya telah menyiapkan rencana penambahan unit glamping. Namun realisasi pengembangan masih menunggu rampungnya pembangunan tanggul abrasi di sekitar lokasi.

Selama proses pembangunan tanggul berlangsung, Beach Glamping memberikan potongan harga sebesar Rp100 ribu kepada setiap tamu yang menginap sebagai bentuk kompensasi atas aktivitas konstruksi.

"Selama pembangunan tanggul kami memberikan potongan harga Rp100 ribu untuk setiap tamu yang menginap," jelas Sipur.

Ia memperkirakan pengerjaan tanggul selesai dalam sekitar tiga bulan ke depan. Setelah itu, rencana penambahan unit glamping akan kembali dikaji dengan mempertimbangkan perkembangan jumlah kunjungan wisatawan.

 
 
Editor : Muhammad Ridhuan
Beach Glamping Balikpapan Glamping Balikpapan Camping Pantai Balikpapan pantai manggar wisata balikpapan