Business Matching di Balikpapan, 32 Pelaku Industri Pariwisata Surabaya Tawarkan Wisata, Hotel, hingga Medical Check Up

Putra Malinau • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 17:40 WIB
Table Top: Surabaya Where Business Meets Leisure di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan, Selasa (21/7). (FOTO PUTRA MALINAU/KP)
Table Top: Surabaya Where Business Meets Leisure di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan, Selasa (21/7). (FOTO PUTRA MALINAU/KP)

KALTIMPOST.ID-Sebanyak 32 pelaku industri pariwisata Surabaya memanfaatkan ajang Table Top: Surabaya Where Business Meets Leisure di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan, Selasa (21/7), untuk memperluas pasar di Kaltim. 

Melalui forum business matching tersebut, mereka mempromosikan beragam produk dan layanan, mulai destinasi wisata, hotel, biro perjalanan, hingga fasilitas kesehatan kepada buyer dari kalangan korporasi maupun instansi pemerintah.

Kegiatan itu menjadi salah satu upaya Pemkot Surabaya memperkuat jejaring bisnis antardaerah sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan dari Balikpapan dan sekitarnya.

Para seller mendapat kesempatan bertemu langsung dengan calon mitra untuk memperkenalkan layanan, membangun kerja sama, hingga menawarkan berbagai paket promosi.

Baca Juga: Akhir Pekan Dongkrak Omzet Rental Sepeda di Balikpapan, Rentbike Raup Hingga Rp 2,5 Juta Per Hari

Peserta yang hadir berasal dari berbagai sektor pendukung pariwisata. Di antaranya Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Celindo Tour and Travel, City Link Indonesia, Grand Inna Tunjungan, Leedon Hotel & Suites Surabaya, Platinum Hotel Surabaya, Oakwood Hotel Surabaya, Midtown Hotel, RS Premier Surabaya, POP! Hotel Diponegoro, Bukit Darmo Golf, serta sejumlah pelaku industri pariwisata lainnya.

Public Relations RS Premier Surabaya Antonius Rizky Wirawan mengatakan, keikutsertaan rumah sakit tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan layanan kesehatan unggulan yang dimiliki Surabaya kepada masyarakat Kaltim.

Menurutnya, Surabaya tidak hanya dikenal sebagai tujuan wisata dan bisnis, tetapi juga sebagai salah satu kota rujukan layanan kesehatan di Indonesia.

Karena itu, pihaknya ingin memperluas informasi kepada masyarakat Balikpapan mengenai fasilitas kesehatan yang dapat diakses ketika berkunjung ke Surabaya.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan RS Premier Surabaya sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang dapat menjadi pilihan masyarakat Balikpapan saat berada di Surabaya. Baik untuk medical check up maupun kebutuhan layanan kesehatan lainnya. Kami juga berharap kegiatan ini membuka peluang kerja sama dengan berbagai mitra di Balikpapan,” ujarnya.

Sementara itu, Assistant Sales Manager POP! Hotel Diponegoro Surabaya Moh Dwi Adriyanto menilai business matching menjadi media yang efektif untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkenalkan berbagai promo menginap kepada calon pelanggan dari Balikpapan.

Baca Juga: Bisnis Rental Sepeda di Balikpapan Panen Cuan, Berawal dari Dua Unit Kini Miliki 26 Armada

“Kami ingin memperkenalkan POP! Hotel Diponegoro kepada buyer di Balikpapan sekaligus menawarkan berbagai promo yang dapat menjadi pilihan wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis saat berkunjung ke Surabaya,” katanya.

Hal senada disampaikan Marketing Manager Bukit Darmo Golf, Kristina. Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan memperkenalkan potensi sport tourism yang dimiliki Surabaya kepada masyarakat Kaltim.

Menurutnya, Bukit Darmo Golf tidak hanya menawarkan lapangan golf bertaraf internasional, tetapi juga pengalaman wisata yang dapat dinikmati wisatawan maupun kalangan pebisnis.

Ia berharap semakin banyak masyarakat Balikpapan mengenal destinasi tersebut sehingga kunjungan wisata ke Surabaya terus meningkat.

Melalui forum business matching ini, para seller dapat menjalin komunikasi langsung dengan buyer untuk membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan.

Didukung konektivitas penerbangan yang tinggi antara Balikpapan dan Surabaya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perhotelan, layanan kesehatan, serta ekonomi kreatif di kedua kota. (rd)

Editor : Romdani.
Surabaya Green Force Run 2026 penajam paser utara ibu kota nusantara pariwisata Kaltim hotel platinum