KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disputakar) Kota Balikpapan terus berkomitmen meningkatkan budaya gemar membaca dan pembangunan literasi di tengah masyarakat.
Sebagai perpustakaan umum untuk seluruh golongan, Perpustakaan Daerah Kota Balikpapan menyediakan beragam koleksi buku yang dapat diakses oleh seluruh warga, mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Plt Kepala Disputakar Balikpapan, Neny Dwi Winahyu, menjelaskan bahwa upaya peningkatan literasi dilakukan tidak hanya di perpustakaan daerah, tetapi juga menyasar satuan pendidikan, lingkungan keluarga, hingga ruang-ruang publik.
Baca Juga: Peringatan HKG Ke-54, Pemkab PPU Luncurkan SIM PKK, SIM Posyandu, hingga Batik Khas Daerah
Hingga saat ini, Perpustakaan Daerah Balikpapan menyimpan koleksi cetak sebanyak 46.002 judul buku dengan total 114.873 eksemplar. Kategori koleksi buku terbagi dalam berbagai disiplin ilmu:
Ilmu Pengetahuan Umum & Karya Umum: Merupakan koleksi terbanyak. Pada pengadaan tahun 2025, Disputakar berfokus memperbanyak buku akademik pendukung mahasiswa dari pelbagai jurusan.
Fiksi: Porsinya mencakup sekitar 30 persen dari total koleksi. Kategori Lainnya: Meliputi filsafat, psikologi, agama, ilmu terapan, bahasa, ilmu murni, serta kesenian dan olahraga.
Neny menjelaskan dalam menentukan penambahan koleksi baru, Disputakar mengacu pada tren peminjaman dan minat baca pengunjung di tahun sebelumnya sebagai acuan pengadaan.
Baca Juga: Baznas Kaltim Cetak 35 Wirausaha Baru Lewat Program ZChicken
Berdasarkan data sepanjang tahun 2025, total pemanfaatan layanan perpustakaan mencatatkan angka 116.730 kali. Jumlah ini mencakup kunjungan onsite, layanan perpustakaan keliling, serta akses digital melalui website dan aplikasi i-Balikpapan.
Secara rinci, tingkat kunjungan berdasarkan kelompok pembaca tercatat sebagai berikut: Siswa SLTP & SLTA: 32.900 kunjungan (Kelompok mendominasi). Anak TK & SD: 24.925 kunjungan. Mahasiswa: 15.828 kunjungan.
Khusus bagi tingkatan TK dan SD, Disputakar Balikpapan menggencarkan kampanye wisata edukasi. Pendekatan ini dirancang agar anak-anak mengenal dan menyukai dunia literasi sejak dini melalui aktivitas interaktif seperti mendongeng dan permainan edukatif.
Bagi masyarakat yang ingin berkunjung dan memanfaatkan fasilitas baca secara langsung (onsite), berikut jadwal operasional Perpustakaan Daerah Balikpapan: Senin – Jumat: Pukul 08.00 – 16.00 Wita. Sabtu: Pukul 08.00 – 12.00 Wita.
Untuk memperluas akses membaca, Disputakar Balikpapan mengoperasikan dua unit mobil perpustakaan keliling. “Layanan ini difokuskan untuk menjangkau wilayah yang belum memiliki fasilitas perpustakaan serta hadir di berbagai event besar masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, layanan perpustakaan keliling juga dapat dijumpai secara rutin di area publik. Seperti di Lapangan Parkir BSCC Dome, setiap hari Minggu pukul 07.30 – 10.00 Wita.
Baca Juga: Baznas Kaltim Cetak 35 Wirausaha Baru Lewat Program ZChicken
Tak hanya perpustakaan keliling, inovasi literasi juga dihadirkan melalui perpustakaan kelurahan yang saat ini telah berdiri di tujuh wilayah, yakni Manggar, Sepinggan Baru, Prapatan, Margasari, Kariangau, Sepinggan, dan Gunung Sari Ulu.
Serta menyediakan pojok baca digital maupun cetak di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang merupakan bantuan dari Perpusnas tahun 2025. Begitu pula di area publik seperti RSUD Beriman, RS Sayang Ibu, Taman Tiga Generasi, Taman Bekapai, dan Terminal Batu Ampar. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo