BALIKPAPAN – Kerusakan rampdoor di Dermaga 1 Pelabuhan Kariangau masih dikeluhkan sopir truk yang melayani lintasan Balikpapan–Penajam. Meski antrean kendaraan kini mulai berkurang dibanding beberapa pekan lalu, kerusakan tersebut dinilai masih mengganggu kelancaran operasional penyeberangan.
Salah seorang sopir truk lintas Penajam, Erik, mengatakan rampdoor Dermaga 1 telah rusak sekitar satu bulan. Akibatnya, proses naik turun kendaraan tidak dapat dilakukan secara normal dan sangat bergantung pada kondisi pasang surut air maupun jenis kapal yang bersandar.
"Rampdoor Dermaga 1 rusak, jadi enggak bisa naik turun. Tergantung air juga, tergantung kapal yang bisa sandar," ujarnya, Kamis (23/7).
Menurut Erik, kondisi paling parah terjadi ketika dermaga di Penajam juga mengalami kerusakan. Saat itu, aktivitas penyeberangan hanya mengandalkan satu dermaga sehingga antrean kendaraan mengular hingga berjam-jam.
"Dulu berjam-jam nunggu. Dari sore kami sudah masuk pelabuhan, baru sekitar jam 12 malam bisa naik kapal," katanya.
Baca Juga: Warga Keluhkan Akses Pelabuhan Kariangau, Jalan Rusak hingga Minim Rambu Penunjuk
Setelah fasilitas di Penajam kembali beroperasi normal, antrean memang berangsur berkurang. Namun, kerusakan rampdoor di Kariangau masih menyebabkan jadwal keberangkatan kapal kerap mengalami keterlambatan.
"Sekarang paling sekitar setengah jam dari jadwal," ujarnya.
Selain masalah dermaga, Erik juga menyoroti kondisi jalan menuju pelabuhan yang mulai bergelombang meski sebelumnya telah diperbaiki.
"Sudah mulai gelombang lagi. Cuma ditambah aspal saja, enggak diperbaiki menyeluruh," katanya.
Keluhan serupa disampaikan sopir truk lainnya, Jamal. Ia mengaku pernah mengalami ban truk robek akibat melintasi area pelabuhan yang terdapat besi mencuat di permukaan jalan.
"Bannya robek. Ada besinya yang timbul," ujarnya.
Jamal juga merasakan dampak antrean panjang ketika salah satu landasan dermaga di Penajam mengalami kerusakan beberapa waktu lalu.
"Saya masuk sore, subuh baru naik. Belasan jam nunggu," katanya.
Meski kondisi penyeberangan kini mulai membaik, para sopir berharap perbaikan rampdoor Dermaga 1 Kariangau segera dilakukan agar operasional kapal kembali normal. Mereka menilai kelancaran layanan penyeberangan sangat penting untuk mendukung distribusi logistik dan mobilitas kendaraan antardaerah.
Editor : Muhammad Ridhuan