KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – UPTD Puskesmas Margo Mulyo mencatat capaian menggembirakan dalam Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) tahun 2025. Berdasarkan hasil survei terhadap 200 responden, nilai IKM mencapai 88,17, yang menunjukkan kategori pelayanan baik dan memuaskan bagi masyarakat.
Kepala Puskesmas Margo Mulyo, Dekrita Ria Hanani menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang optimal. “Penilaian masyarakat menjadi dasar penting bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan mutu layanan,” ujarnya.
Profil Responden
Dari total 200 responden, mayoritas merupakan perempuan sebanyak 144 orang, sementara laki-laki berjumlah 56 orang. Berdasarkan tingkat pendidikan, responden didominasi lulusan SMA sebanyak 175 orang, disusul D1–D3 sebanyak 14 orang, SMP 7 orang, dan D4/S1 sebanyak 4 orang.
Komitmen Maklumat Pelayanan
Dalam rangka menjaga kualitas layanan, Puskesmas Margo Mulyo juga menegaskan komitmennya melalui Maklumat Pelayanan. Dalam pernyataan tersebut ditegaskan bahwa seluruh pelayanan diberikan sesuai standar yang telah ditetapkan, dengan upaya perbaikan berkelanjutan.
Baca Juga: Apakah Alergi Bisa Sembuh Total? Simak Fakta yang Perlu Diketahui
Apabila pelayanan yang diberikan tidak sesuai standar, pihak puskesmas siap memberikan sanksi maupun kompensasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Maklumat tersebut ditetapkan di Balikpapan pada 11 Agustus 2025, sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat.
Penguatan Standar Pelayanan
Selain maklumat pelayanan, Puskesmas Margo Mulyo juga mengacu pada Standar Pelayanan Publik yang mencakup prosedur pelayanan, waktu penyelesaian, biaya, produk layanan, hingga sarana pengaduan masyarakat. Standar ini menjadi pedoman utama dalam memastikan setiap pasien memperoleh layanan yang cepat, tepat, dan profesional.
Dengan capaian IKM yang tinggi serta komitmen terhadap maklumat dan standar pelayanan, Puskesmas Margo Mulyo diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan tingkat pertama di Kota Balikpapan.
“Masukan masyarakat sangat berarti bagi kami untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan,” tutup Dekrita. (*)
Editor : Sukri Sikki