BALIKPAPAN - Guna mengatasi kendala siswa dalam memahami konsep dasar berhitung, Tri Lestari mengembangkan inovasi media pembelajaran bernama Peningkatan Numerasi Bersama Misi (Mistar Numerasi).
Berkat inovasi edukatif ini, mantan Kepala SD 009 Balikpapan Tengah tersebut berhasil meraih Juara II Krenova Kategori Akademisi/Dosen/Guru se-Kota Balikpapan.
Mistar Numerasi dirancang khusus untuk mempermudah siswa memahami operasi matematika dasar, mulai dari penjumlahan, pengurangan, perkalian, hingga pembagian.
Sejak mulai dikembangkan pada tahun 2024, Mistar Numerasi telah mengalami perbaikan dan modifikasi, baik dari segi tampilan maupun manfaat. Pada awalnya, alat ini hanya diciptakan sebagai media bantu untuk menghitung pembagian. Namun kini, Mistar Numerasi berkembang menjadi media ajar interaktif yang fleksibel.
Tari - sapaan akrabnya mengungkapkan, lahirnya inovasi ini dipicu oleh permasalahan umum di berbagai satuan pendidikan, di mana masih banyak murid kesulitan menguasai operasi matematika sesuai konsep dasar.
"Tujuan khusus Mistar Numerasi adalah menumbuhkan pemahaman siswa mengenai konsep dasar matematika dengan cara yang menyenangkan," ujar peraih Wali Kota Award Bidang Pendidikan Kota Balikpapan Tahun 2023 tersebut.
Menurutnya, proses belajar Matematika yang dikelola dengan baik dan menyenangkan akan selalu dinantikan oleh peserta didik. Rasa senang inilah yang nantinya berdampak positif pada peningkatan hasil belajar siswa.
Mistar Numerasi didesain layaknya sebuah permainan interaktif yang dilengkapi dengan kartu bantuan angka 1 hingga 100. Alat ini juga sangat praktis dan mudah direplikasi oleh siapa saja.
Bentuk Fisik: Dibuat dari kertas yang menyerupai mistar/penggaris. Setiap lembar memuat 10 angka.
Kapasitas Perhitungan: Dalam satu paket terdiri dari 10 lembar kertas mistar yang mampu menjangkau perhitungan hingga angka 100.
Fitur Pelengkap: Dilengkapi kartu bantuan berupa angka 1–100 untuk memudahkan anak.
"Mistar Numerasi memiliki cara kerja menyenangkan dengan desain permainan. Baik guru, siswa, maupun orang tua bisa menggunakannya dengan mudah," jelas kepala SD 002 Balikpapan Tengah tersebut.
Keunggulan lain dari Mistar Numerasi adalah fleksibilitas penggunaannya. Alat edukasi ini cocok diterapkan pada jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.
Misalnya di sekolah untuk membantu meningkatkan mutu pembelajaran dan keaktifan siswa, sejalan dengan target Rapor Pendidikan yang berfokus pada peningkatan kemampuan literasi dan numerasi.
Serta di rumah dapat dimanfaatkan oleh orang tua dan anggota keluarga sebagai sarana pendampingan belajar anak atau bermain bersama teman sebaya.
Dengan pendekatan yang partisipatif, sistematis, dan berkelanjutan, Mistar Numerasi tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
"Media Mistar Numerasi merupakan bentuk sederhana dari kreativitas pendidik dalam berinovasi demi mendorong nilai inovasi daerah," pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani