Cosplay Jadi Magnet Indosat 5G Fest, Komunitas Kreatif Balikpapan Unjuk Kebolehan

Nuron Setya Wijaya • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 08:28 WIB
Sejumlah peserta tampil memerankan karakter anime, gim, film, dan komik dalam kompetisi cosplay pada Indosat 5G Fest di Kantor Indosat Balikpapan, Sabtu (1/8).  (NURON/KALTIM POST)
Sejumlah peserta tampil memerankan karakter anime, gim, film, dan komik dalam kompetisi cosplay pada Indosat 5G Fest di Kantor Indosat Balikpapan, Sabtu (1/8). (NURON/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Kompetisi cosplay menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Indosat 5G Fest yang digelar di Kantor Indosat, Jalan M.T. Haryono Nomor 69, Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Sabtu (1/8). Puluhan cosplayer dari Balikpapan dan sejumlah daerah lainnya tampil membawakan karakter dari anime, gim, film, hingga komik di hadapan ratusan pengunjung.

Kompetisi dengan total hadiah hingga Rp15 juta tersebut menjadi wadah bagi komunitas cosplay untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperkenalkan budaya cosplay kepada masyarakat. Penilaian tidak hanya didasarkan pada kemiripan kostum, tetapi juga kemampuan peserta menghidupkan karakter melalui ekspresi, gestur, dan penampilan di atas panggung.

Head of Regional Indosat Kalimantan, Sugiyanto, mengatakan kompetisi cosplay dipilih sebagai bagian dari upaya Indosat menghadirkan kegiatan yang dekat dengan minat generasi muda sekaligus membuka ruang bagi komunitas kreatif untuk berkembang.

Baca Juga: Mobilisasi Side Dump Trailer Roda 26 di Trans Kalimantan Diprotes, Jalan Baru Dikhawatirkan Rusak

"Pesertanya cukup beragam. Mayoritas dari Balikpapan dan beberapa berasal dari luar kota. Mayoritas merupakan anak muda atau Gen Z," katanya.

Menurut Sugiyanto, melalui kegiatan tersebut Indosat ingin menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital dapat berjalan beriringan dengan tumbuhnya ekonomi kreatif dan komunitas anak muda. Karena itu, perusahaan menghadirkan ruang bagi komunitas cosplay agar karya dan kreativitas mereka semakin dikenal masyarakat.

Ia menjelaskan, masih banyak masyarakat yang menganggap cosplay hanya sebatas mengenakan kostum. Padahal, di balik setiap penampilan terdapat proses kreatif yang panjang, mulai dari merancang kostum, membuat aksesori, menata rias wajah, hingga mendalami karakter yang diperankan.

"Melalui kegiatan ini kami ingin masyarakat lebih mengenal dunia cosplay. Ini bukan sekadar memakai kostum, tetapi ada unsur seni, kreativitas, ketelitian, dan dedikasi dari para pelakunya," ujarnya.

Selain menjadi ajang berkumpulnya komunitas kreatif, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan Indosat untuk memperkenalkan kualitas jaringan 5G kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang aktif menggunakan layanan digital. Menurut Sugiyanto, cakupan jaringan Indosat 5G di Balikpapan kini semakin luas sehingga mampu mendukung berbagai aktivitas digital, mulai dari bermain gim, menikmati layanan streaming, hingga membuat konten.

"Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang mereka sukai. Lewat event seperti ini kami juga ingin memperlihatkan bahwa jaringan Indosat 5G siap mendukung kebutuhan digital anak muda dan komunitas kreatif," katanya.

Baca Juga: AC Mobil Kurang Dingin Saat Kemarau? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Melihat tingginya antusiasme peserta dan pengunjung, Indosat berencana menggelar kegiatan serupa dengan konsep yang lebih besar pada masa mendatang. Harapannya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkuat ekosistem komunitas kreatif sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital di Balikpapan. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Indosat 5G Fest cosplay Balikpapan Indosat Kalimantan 5g Komunitas Kreatif