KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Nabil Malik Aljabar (8), murid kelas 3 SD Negeri 031 Balikpapan Utara, meninggal dunia setelah ditabrak truk roda 10 saat berangkat sekolah. Ayahnya, Taruno (38), yang mengalami luka berat menjalani perawatan medis beberapa jam akhirnya menghembuskan napas terakhir.
Ratusan warga mengantar keduanya ke pemakaman di TPU Graha Indah. Keduanya korban kecelakaan maut di simpang tiga Kilometer 5 Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan Utara, Jumat (31/7/2026). Nabil lebih dahulu dimakamkan pada Jumat sore setelah dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara sang ayah, Taruno, yang sempat menjalani perawatan intensif akibat luka berat, mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 21.00 Wita pada malam harinya, dimakamkan Sabtu 1 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 Wita.
Baca Juga: Tak Semua Penyalahguna Narkoba Harus Dipenjara, Ini Penjelasan Bareta Kaltim
Suasana haru menyelimuti rumah duka di Jalan Sangga Buana RT 25, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara, Sabtu (1/8/2026). Sejak pagi, ratusan warga berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus mengantarkan Taruno ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Jenazah Taruno dimakamkan di samping makam putranya. Kepergian keduanya meninggalkan duka mendalam bagi sang istri, Eka Dewi Wulandari, serta seorang putri sulung mereka yang masih duduk di bangku kelas VI sekolah dasar.
Turut hadir melayat di rumah duka Lurah Batu Ampar Awan Dharmawan, Ketua RT 25 Supiani, para ketua RT, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar.
Baca Juga: BPS Kaltim Ajak Warga Terima Petugas Sensus, Data Akurat Jadi Kompas Pembangunan
Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Muhammad Fadli Pathurrahman bersama jajaran juga datang memberikan penghormatan terakhir kepada keluarga korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Kaltim Pos, kecelakaan nahas itu terjadi ketika Taruno mengantar putranya, Nabil, menuju SD Negeri 031 Balikpapan Utara yang berada di kawasan dekat eks Pelabuhan Somber, Batu Ampar. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo