KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat, Pemerintah Kota Balikpapan melalui Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) akan segera melaksanakan kegiatan peremajaan pipa di wilayah Kecamatan Balikpapan Utara.
Kegiatan ini menyasar pipa transmisi berusia tua yang telah beroperasi puluhan tahun. Camat Balikpapan Utara, Umar Adi, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pipa baru dengan diameter 80 centimeter dan panjang total 750 meter ini akan dimulai pada Selasa (4/8/2026), atau besok, apabila tidak ada perubahan jadwal.
Baca Juga: Pemkab PPU Tunggu Keputusan Pusat Soal Kelanjutan Skema WFH dan WFO
Lokasi pengerjaan berada di wilayah PDAM KM 8, tepatnya di RT 68 Kelurahan Graha Indah yang berbatasan langsung dengan kawasan Grand City dan permukiman warga sekitar.
"Informasi yang kami terima, aktivitas akan dimulai besok. Tahap awal adalah mobilisasi material pipa yang diturunkan dengan alat berat dan pemasangan perangkat pendukung lainnya, yang diperkirakan memakan waktu sekitar dua minggu," ujar Umar Adi, saat melakukan monitoring dan peninjauan rencana perbaikan, Senin (3/8/2026).
Kegiatan peninjauan ini melibatkan jajaran Kecamatan Balikpapan Utara, Lurah Graha Indah, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Graha Indah, Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta pihak PDAM. Fokus utama dari monitoring ini adalah memastikan persiapan teknis di lapangan berjalan lancar.
Baca Juga: Ayah dan Anak Tewas Terlindas Truk di Balikpapan, Polisi Tetapkan Sopir Jadi Tersangka
Menurut keterangan dari pihak PDAM, pipa yang akan diganti merupakan infrastruktur lama yang pertama kali ditanam pada tahun 1980-an. Dengan usia yang telah mencapai lebih dari empat dekade, kondisi pipa dinilai sudah rentan dan tidak optimal lagi dalam mendistribusikan air.
"Ini memang sudah saatnya dilakukan peremajaan pipa. Harapan kami, setelah penggantian ini, sepanjang jalur 750 meter tersebut tidak ada kebocoran pipa PDAM. Dengan demikian, aliran air bersih dapat kembali memenuhi kebutuhan masyarakat secara maksimal," tambahnya.
Sebagai informasi, proyek peremajaan ini dipastikan aman dan tidak terkendala dari segi pembebasan lahan. "Sejauh ini jalur pipa ini aman dan tidak terkendala, baik itu mengenai aset dari Grand City maupun tanah warga. Kami berharap proses pengerjaan berjalan lancar dan tidak mengalami hambatan selama pelaksanaan di lapangan," pungkas Umar Adi. (*)
Editor : Sukri Sikki