BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memacu akselerasi pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di berbagai kawasan. Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi pembangunan KKMP yang tengah berjalan pada Rabu (5/8/2026).
Beberapa titik yang ditinjau di antaranya KKMP Lamaru, KKMP Manggar, KKMP Sepinggan Raya, dan KKMP Gunung Bahagia.
Bagus menjelaskan bahwa hingga saat ini Balikpapan telah memiliki 11 titik KKMP. Dari jumlah tersebut, sebanyak enam unit telah rampung pengerjaannya, sementara lima unit lainnya masih dalam tahap konstruksi dengan progres berkisar antara 40 hingga 90 persen.
"Kami punya aset yang siap ada 11 KKMP lagi. Mudah-mudahan 3 bulan ke depan selesai," ujar Bagus usai melakukan tinjauan lapangan.
Ia menegaskan, target jangka pendek Pemkot Balikpapan adalah merealisasikan sedikitnya 22 outlet KKMP dari total target keseluruhan sebanyak 34 KKMP di seluruh wilayah Kota Balikpapan.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Balikpapan menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0905/Balikpapan yang bertindak sebagai penanggung jawab pembangunan fisik KKMP.
Bagus mengakui, penyediaan lahan di wilayah perkotaan kerap menghadapi kendala keterbatasan aset milik daerah. Namun, tantangan tersebut dapat teratasi berkat keterlibatan dan kolaborasi dari berbagai instansi vertikal.
Salah satu bentuk kerja sama tersebut terlihat pada KKMP Sepinggan Raya yang berdiri di atas lahan milik Otoritas Bandara Wilayah VII melalui skema hak pakai. Tak berhenti di situ, Pemkot Balikpapan kini juga tengah mengajukan permohonan pemanfaatan lahan ke pihak Pertamina untuk lima titik baru di wilayah Kecamatan Balikpapan Kota dan Balikpapan Tengah.
"Apabila kesepakatan pinjam pakai sudah terlaksana, kontraktor bisa segera memulai pembangunan. Ini bentuk sinergi semua lembaga sesuai instruksi presiden demi kepentingan masyarakat," jelasnya.
Selain aspek legalitas lahan, faktor keamanan geografis dan kemudahan akses masyarakat menjadi perhatian utama dalam penentuan lokasi KKMP. Bagus mengapresiasi pemilihan lokasi KKMP Gunung Bahagia di Jalan Kutilang Raya yang dinilai sangat strategis.
"Kami ingin lokasi yang tidak memiliki risiko konstruksi tinggi untuk meminimalkan potensi longsor. Yang paling penting adalah berdekatan dengan warga agar pelayanan bisa maksimal," pungkasnya.
Melalui kemudahan akses dan fasilitas pendukung yang memadai, kehadiran KKMP diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian lokal serta mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh anggotanya. (*)
Editor : Ismet Rifani