BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memastikan seluruh Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di 34 kelurahan telah aktif menjalankan roda usaha sejak tahun lalu. Meski pembangunan fisik outlet belum selesai sepenuhnya, aktivitas perekonomian warga tetap berjalan tanpa harus menunggu bangunan gedung rampung.
Untuk menunjang operasional awal, sebagian pengurus memanfaatkan ruang di kantor kelurahan hingga kediaman pribadi pengurus sebagai pusat penjualan dan distribusi barang pokok.
Salah satu contoh sukses adalah KKMP Manggar yang kini berhasil mencatatkan omset hingga Rp500 juta per bulan berkat kemitraan pendistribusian bahan pokok penting seperti beras SPHP bersama Bulog.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengungkapkan bahwa langkah aktif ini merupakan bukti komitmen daerah dalam menggerakkan perekonomian berbasis kelurahan sesuai arahan Presiden RI.
“Contoh KKMP Manggar bisa memiliki omset hingga Rp500 juta per bulan. Kami memang dibantu oleh Bulog untuk pendistribusian bahan pokok penting seperti beras SPHP,” ujar Bagus Susetyo, Rabu (5/8/2026).
Sembari menunggu penuntasan infrastruktur fisik, Pemkot Balikpapan fokus memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus koperasi. Bimbingan teknis (bimtek) rutin diberikan, meliputi pelatihan tata cara Rapat Anggota Tahunan (RAT), penyusunan laporan keuangan, hingga strategi penciptaan gagasan bisnis baru.
Para pengurus didorong untuk menggali dan mengoptimalkan potensi khas yang ada di wilayah kelurahan masing-masing guna memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga sekitar.
Tidak hanya pengurus, sistem pengawasan lembaga juga diperketat. Para lurah yang bertindak sebagai Ketua Dewan Pengawas telah dibekali materi pengawasan koperasi. Saat ini, proses rekrutmen dan penempatan manajer profesional untuk setiap koperasi juga sedang berlangsung.
“Tentunya sudah diberikan beberapa persoalan teknis bagaimana mengelola koperasi dan memberikan nilai tambah agar usaha dalam koperasi bisa jadi lebih baik,” tambah Bagus.
Pemkot Balikpapan menargetkan pembangunan fisik outlet dan gudang untuk seluruh 34 KKMP dapat selesai pada akhir tahun ini. Progres proyek ini juga mendapatkan pemantauan dan monitoring secara berkala langsung dari pemerintah pusat.
Salah satu progres terbaru terlihat pada KKMP Gunung Bahagia yang bangunannya kini hampir rampung 100 persen dan dinilai sangat memadai.
“Hasil pekerjaan cukup memadai, baik outlet dan gudang. Serta tersedia kendaraan pick up untuk distribusi barang,” pungkas Bagus Susetyo. (*)
Editor : Ismet Rifani