KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Perdagangan terus memacu pembersihan puing-puing sisa kebakaran di Pasar Sepinggan. Langkah ini dilakukan sebagai persiapan awal pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi para pedagang yang terdampak musibah kebakaran pada Jumat (31/7) lalu.
Kepala Bidang Sarana Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Andi Irwan Amran, mengungkapkan bahwa pembersihan area saat ini telah memasuki hari keempat. Pembersihan melibat kerja sama lintas instansi, termasuk bantuan alat berat dari BPBD Balikpapan serta dukungan operator dan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Baca Juga: Pemkot Balikpapan Siapkan 119 Lapak TPS untuk Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Sepinggan
Meski target awal pembersihan ditetapkan selama 14 hari, proses di lapangan diperkirakan bisa rampung lebih cepat. "Jika melihat situasi, mungkin pembersihan satu minggu ke depan sudah selesai," ujar Andi Irwan, Jumat (7/8).
Berdasarkan hasil rapat pimpinan daerah di Balai Kota, pembangunan TPS dipastikan tetap berada di area Pasar Sepinggan.
Bangunan TPS akan dirancang dengan konsep semi permanen agar tetap layak dan nyaman digunakan untuk aktivitas jual beli.
Baca Juga: Sungai Mahakam Jadi Peluang Besar, Suzuki Marine Resmi Buka Dealer di Samarinda
Pemerintah menargetkan seluruh proses pembangunan TPS dapat rampung dalam waktu satu bulan. Langkah cepat ini diambil demi memulihkan roda perekonomian serta kepastian para pedagang.
"Sementara ini, ada pedagang yang libur dan ada juga yang berjualan di area kosong," tuturnya.
Terkait jumlah lapak, data Dinas Perdagangan mencatat ada 250 kios yang ludes terbakar dalam insiden tersebut. Namun, dari hasil verifikasi, tercatat ada 119 pemilik sah karena beberapa pedagang memiliki lebih dari satu kios.
Sesuai keputusan rapat koordinasi, Pemkot Balikpapan akan memprioritaskan pembangunan 119 kios TPS terlebih dahulu untuk mengakomodasi para pemilik akun kepemilikan terdata. (*)
Editor : Duito Susanto