BALIKPAPAN - Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan melaporkan pembangunan saluran sekunder Inhutani sudah mencapai 38,29 persen. Capaian ini sangat positif dan melebih target rencana.
“Deviasinya mencapai 20,24 persen dari progres target 18,5 persen. Pembangunan lebih cepat, apalagi situasi mendukung karena musim panas,” kata Kabid SDA dan Drainase Jen Supriyanto.
Seperti diketahui, kontrak pekerjaan memiliki target hingga 31 Desember 2026. Namun dia optimis pekerjaan bisa rampung lebih cepat dari target tersebut.
Pemkot Balikpapan mengalokasikan anggaran Rp19,161 miliar. Pembangunan drainase di saluran sekunder Inhutani ini memiliki panjang kurang lebih 450 meter. Mulai dari depan Auto2000 MT Haryono sampai KFC.
“Kendala paling pemindahan utilitas karena banyak fasilitas provider. Serta jalan-jalan masuk ke area usaha dikerjakan belakangan,” sebutnya. Sehingga tidak mengganggu aktivitas usaha.
Seperti diketahui, kontraktor pelaksana untuk drainase Inhutani yakni CV Unit Enam Konstruksi. Serta konsultan pengawas PT Tata Bumi Konsultan.
Jen menyebutkan, kemungkinan proyek saluran masih berlanjut pada 2027. Sebab masih ada kekurangan panjang saluran. Baik sisi kanan atau kiri Jalan MT Haryono.
“Semoga masih bisa ada anggarannya. Kalau perencanaan sudah masuk renja. Cuma untuk realisasi melihat kemampuan keuangan daerah,” tuturnya. (*)
Editor : Ismet Rifani