KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Warga di kawasan Sepinggan, Balikpapan Selatan, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (7/8). Aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban yang diduga meninggal akibat sakit.
Mendapat laporan tersebut, Piket Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim langsung menuju lokasi kejadian di Gang Malpinas, Sepinggan. Setibanya di lokasi, personel melakukan pengamanan area sekaligus membantu proses evakuasi korban.
Lokasi penemuan jenazah berada di sekitar kawasan yang berdekatan dengan Kantor BMKG Balikpapan. Proses penanganan dilakukan bersama Tim Inafis Polresta Balikpapan dan BPBD Kota Balikpapan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mensterilkan area sekitar agar proses identifikasi dan penyelidikan berjalan lancar.
Baca Juga: Polwan Ditintelkam Polda Kaltim Blusukan ke Prapatan, Warga Terima Bantuan Sosial
Dari hasil pendataan awal, polisi menemukan sebuah surat izin mengemudi (SIM) atas nama A.A, yang lahir di Sinjai pada 14 Juli 1970. Alamat yang tertera berada di wilayah Manggar, Kota Balikpapan. Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan bekerja di sektor swasta.
Namun demikian, polisi belum memastikan identitas tersebut sebagai identitas resmi korban. "Kepastian identitas masih menunggu hasil verifikasi," ujar Kasi Humas Polresta Balikpapan Ipda Sangidun.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan guna menjalani visum dan proses identifikasi lebih lanjut.
Baca Juga: Pasar Sepinggan Terbakar, Pemkot Balikpapan Siap Bangun 119 TPS, Tiap Lapak Dianggarkan Rp16 Juta
"Keterangan saksi dan olah TKP sedang dihimpun. Nantinya kami juga menunggu hasil pemeriksaan medis terhadap korban," jelas Sangidun. Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan medis dari pihak berwenang. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo