KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan mencatat tren positif dari operasional 34 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Sepanjang periode Januari hingga April 2026, total omzet seluruh KKMP di Kota Minyak berhasil menembus angka Rp1,6 miliar.
Kepala DKUMKMP Balikpapan, Heruressandy Setia Kusuma, mengungkapkan bahwa pendapatan terbesar disumbangkan oleh dua wilayah, yakni KKMP Manggar dan KKMP Graha Indah. Keduanya memiliki jumlah keanggotaan hingga ratusan orang serta jenis usaha yang lebih beragam.
"Seperti KKMP Manggar, omzetnya sudah mencapai Rp500 juta per bulan dari usaha penjualan ikan warga lokal. Sementara KKMP Graha Indah berhasil mengakomodasi hasil panen telur lokal," ujar Heruressandy.
Baca Juga: Perbup Bantuan Modal Rp 25 Juta Per UMKM Kutim Digodok, Target Terbit Agustus
Sejak digulirkan pada 2025, fokus utama usaha KKMP adalah perdagangan komoditas bahan pokok penting (bapokting). Untuk menjamin ketersediaan barang, KKMP menjalin kemitraan strategis dengan BUMN dan BUMD.
Di jajaran BUMN, kolaborasi dilakukan bersama Bulog, ID Food, dan Pertamina Patra Niaga. Sedangkan dari sektor BUMD, kerja sama terjalin dengan Perumda Manuntung Sukses. Saat ini, lebih dari 60 persen KKMP telah beroperasi dengan lancar meski sebagian belum memiliki gerai fisik permanen.
Baca Juga: IHSG Bangkit 10,51 Persen, Investor Asing Mulai Balik ke Pasar Saham
Melihat potensi yang terus berkembang, DKUMKMP Balikpapan kini melakukan pendataan menyeluruh. Pemerintah Kota Balikpapan menargetkan KKMP dapat mengambil peran strategis sebagai pemasok utama kebutuhan bahan pangan untuk dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan komoditas di pasar umum. "Jadi pasokan untuk dapur MBG tidak mengambil stok pasar untuk masyarakat umum, melainkan diambil dari supplier khusus yaitu Koperasi Kelurahan Merah Putih," jelas Heruressandy.
Baca Juga: IKA STMN-SMK 1 Balikpapan Cup 2026: Semangat Pemain Alumni Sepakbola
Guna menunjang operasional harian, Pemkot Balikpapan terus berupaya memenuhi kebutuhan sarana fisik gerai KKMP. Hingga kini, sebanyak 11 gerai fisik telah berdiri. Rinciannya, 10 gerai berdiri di atas lahan milik Pemkot Balikpapan dan 1 gerai memanfaatkan lahan kerja sama milik Otoritas Bandara Wilayah VII.
Pemerintah daerah saat ini juga tengah melakukan penjajakan tahap lanjut untuk membangun 11 gerai tambahan.
"Sebagian besar potensi lahan tambahan mengarah pada penggunaan lahan milik Pertamina, Kementerian Keuangan, dan Radar Lanud. Kami masih terus melakukan prospek ke arah sana," pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki