KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menyoroti peran strategis Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, kehadiran SPPG tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah melalui penyerapan produk dari petani, peternak, hingga UMKM lokal.
Hal tersebut disampaikan Bagus Susetyo saat melakukan kunjungan lapangan dan pengawasan operasional ke Dapur MBG Sepinggan 7, Selasa (11/8/2026).
Baca Juga: Warga Unggah Dugaan Beking Narkoba di PPU, Dirresnarkoba: Kalau Oknum Terlibat, Saya Sikat
“Ini yang disebut Presiden sebagai upaya menggerakkan perekonomian, baik dari sektor petani maupun UMKM,” ujar Bagus kepada awak media di lokasi kegiatan.
Untuk memperluas dampak ekonomi, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mendorong agar SPPG dapat bersinergi dengan Koperasi Merah Putih. Kolaborasi ini diharapkan mampu memutar roda perekonomian daerah hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Selain memberdayakan pelaku usaha lokal, operasional Dapur MBG di Balikpapan juga terbukti membuka lapangan kerja baru. Sebanyak 41 relawan lokal dilibatkan langsung dalam pengelolaan dapur harian.
“Artinya, ini bentuk pemberdayaan masyarakat. Warga yang belum bekerja dapat dilibatkan agar kembali produktif bekerja di dapur,” tambahnya.
Baca Juga: Diduga Sakit Hati Sering Diolok, Pegawai Kontrak Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
Kunjungan lapangan ini merupakan komitmen Pemkot Balikpapan dalam mendukung sekaligus mengawasi program prioritas pemerintah pusat. Terlebih, Badan Gizi Nasional (BGN) dinilai sangat terbuka terhadap masukan dan evaluasi dari daerah.
Pemerintah menjamin operasional dapur MBG berjalan ramah lingkungan dan tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar. Bagus menegaskan, pengelola SPPG Sepinggan 7 siap menerima keluhan masyarakat terkait dampak operasional seperti limbah maupun kebisingan.
“Kalau ada masyarakat sekitar yang merasa terganggu, misalnya terkait limbah atau suara bising dari kegiatan dapur, kami tetap terbuka menerima laporan agar segala kendala bisa teratasi dengan cepat,” pungkasnya.
SPPG Sepinggan 7 Balikpapan dikelola oleh Yayasan Tunas Bangsa Dua dengan total karyawan 41 orang. Setiap hari dapur MBG ini menyediakan 2.320 porsi untuk penerima manfaat baik siswa hingga kategori 3B. (*)
Editor : Duito Susanto