KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Sebanyak 25 orang yang terdiri dari para remaja dan ibu-ibu di Kecamatan Balikpapan Utara mengikuti pelatihan merias wajah. Pelatihan tersebut digelar oleh Forum Sapa (Sahabat Perempuan dan Anak), Rabu (12/8/2026) di Sekretariat Sapa Balikpapan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan perempuan di wilayah setempat. Ketua Forum Sapa Kecamatan Balikpapan Utara, Ns. Wiwik Handayani, S.Kep menyampaikan bahwa forum ini memiliki sumber daya manusia yang berprofesi sebagai Make Up Artist (MUA). Salah satunya Salwa yang dihadirkan sebagai narasumber dalam pelatihan tersebut.
“Kegiatan ini bisa meningkatkan ekonomi di rumah tangga masing-masing. Ini merupakan swadaya dari Forum Sapa untuk mewujudkan bagaimana pemberdayaan perempuan itu lahir dari ibu-ibu rumah tangga,” ujar Wiwik.
Baca Juga: Perlengkapan Sekolah Gratis untuk Siswa Baru di Kukar Bergulir, Penyaluran Ditarget Rampung Agustus
Wiwik menekankan pentingnya peran ibu sebagai fondasi keluarga. Pelatihan ini juga diikuti oleh perwakilan dari forum anak dan warga sekitar di wilayah Kecamatan Balikpapan Utara.
“Jadi kita bisa mengajak semuanya untuk mengikuti dan menyimak ilmu yang diberikan Forum Sapa. Kedepannya, para peserta terbaik ini bisa turut direkomendasikan untuk kegiatan lainnya,” tambahnya.
Forum Sapa Balikpapan sendiri diketahui telah aktif dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Pelatihan merias wajah ini menjadi salah satu program unggulan untuk mencari bibit-bibit ibu-ibu yang mempunyai keterampilan di bidang tata rias.
“Intinya peserta mempunyai keterampilan dan bisa meningkatkan ekonomi di rumah masing-masing,” tegas Wiwik.
Baca Juga: Platinum Hotel Hadirkan Program Kuliner Bahari Nusa Rasa, Merdeka dalam Setiap Gigitan
Materi yang diajarkan dalam pelatihan ini mencakup berbagai teknik dasar merias wajah, mengenal dasar tata rias, teknik makeup dan kosmetik yang aman serta mempraktikkan makeup sederhana secara bertahap.
Forum Sapa berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program pemberdayaan yang berdampak langsung pada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan dan keluarga di Kota Balikpapan. (*)
Editor : Sukri Sikki