KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan jembatan merah putih secara serentak, di antaranya ada di Jalan Bukit Pelajar, RT 37, Baru Tengah, Balikpapan Barat, Kamis (13/8/2026).
Peresmian dihadiri Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo bersama sejumlah pejabat utama Polda Kaltim. Jembatan Merah Putih Presisi yang sebelumnya berbahan kayu kini beton ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Terutama dalam menunjang mobilitas warga di kawasan Baru Tengah.
“Jembatan dengan panjang 6,5 meter dan lebar 4 meter ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Termasuk akses bagi para pelajar dan warga di sekitar lokasi,” ungkap Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Tedy Sopandi.
Baca Juga: Kabel Gedung Baru DPRD Balikpapan Dicuri, Dinas PU Pertimbangkan Serah Terima Parsial
Pembangunan fasilitas tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri yang tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tambah Wakapolresta Balikpapan, AKBP Fauzan.
Jembatan tersebut memiliki arti penting bagi warga sekitar. Selain menjadi akses penghubung, keberadaannya diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat menuju berbagai fasilitas umum, termasuk lingkungan pendidikan.
Peresmian berlangsung dalam suasana penuh nuansa kebangsaan. Para peserta mengenakan ikat kepala merah putih serta membawa bendera merah putih.
Baca Juga: Kabel AC Gedung Baru DPRD Balikpapan Dicuri! Dinas PU Buka Suara Soal Fasilitas yang Dikeluhkan
Nuansa tersebut menjadi simbol semangat persatuan dan kebersamaan dalam peresmian fasilitas yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat.
Fauzan menegaskan, keberadaan jembatan tersebut tidak berhenti pada momentum peresmian. Menurutnya, pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas menjadi tanggung jawab bersama agar infrastruktur dapat digunakan secara optimal.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas ini. Jangan sampai setelah dibangun kemudian tidak dirawat. Dengan kepedulian bersama, manfaatnya tentu akan lebih lama dirasakan,” harapnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo