Antrean BBM di Balikpapan Masih Mengular, Pemkot Siapkan Empat SPBU Salurkan Pertalite

Dina Angelina • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:23 WIB
MENAHUN: Tak hanya saat kelangkaan pertamax lalu, antrean BBM bersubsidi di Kaltim jadi pemandangan hari-hari.
MASIH MENGULAR: Antrean BBM bersubsidi di Kaltim jadi pemandangan hari-hari, salah satunya di SPBU Gunung Guntur Balikpapan.

BALIKPAPAN – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Balikpapan menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Pemerintah memastikan persoalan tersebut bukan disebabkan kekurangan stok BBM bersubsidi.

Kepastian itu disampaikan setelah Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta PT Pertamina Patra Niaga di Aula Balai Kota Balikpapan, Jumat (15/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri Kepala BPH Migas Wahyudi Anas. Dalam pertemuan itu, BPH Migas memastikan kuota BBM bersubsidi untuk Balikpapan tetap tersedia dan akan dipenuhi sesuai kebutuhan masyarakat.

Rahmad mengatakan, antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU lebih berkaitan dengan persoalan teknis distribusi. Salah satunya karena beberapa SPBU saat ini tidak menyalurkan Pertalite.

Baca Juga: Sopir Truk di Sangatta Keluhkan Sulit Dapat BBM, Antrean Disebut Capai 14 Hari

“Kondisi antrean panjang terjadi semata-mata karena ada beberapa titik SPBU yang saat ini tidak menyalurkan Pertalite. Akibatnya, penumpukan kendaraan hanya terjadi di SPBU tertentu saja,” ujar Rahmad.

Empat SPBU Disiapkan Kembali Salurkan Pertalite

Untuk mengurai antrean, Pertamina Patra Niaga akan membuka kembali penyaluran Pertalite di sejumlah titik.

Sedikitnya empat SPBU disiapkan untuk kembali melayani penyaluran Pertalite. Lokasinya meliputi dua SPBU di wilayah Balikpapan Timur, salah satunya akan difokuskan untuk kendaraan roda dua, kemudian SPBU di Jalan MT Haryono atau depan kawasan Grand City serta SPBU Kebun Sayur.

Penambahan titik salur tersebut diharapkan dapat membagi konsentrasi kendaraan sehingga antrean tidak lagi terpusat pada SPBU tertentu.

Rahmad mengatakan, implementasi penambahan titik penyaluran diharapkan dapat dilakukan dalam waktu dekat. Saat ini, masing-masing SPBU tinggal mempersiapkan aspek teknis untuk kembali menyalurkan Pertalite.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera tersalurkan. Sekarang tinggal bagaimana kesiapan teknis di masing-masing SPBU untuk menyalurkan Pertalite, sehingga antrean kendaraan bisa cepat terurai,” pungkasnya.

Dengan penambahan titik penyaluran, Pemkot Balikpapan berharap distribusi Pertalite kembali lebih merata dan kepadatan kendaraan di sekitar SPBU dapat segera berkurang.

Editor : Muhammad Ridhuan
Pertalite Balikpapan antrean bbm balikpapan bph migas pemkot balikpapan bbm subsidi